Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 2 Mei 2026 22:43 WIB ·

Pemekaran Moskona Sudah Pasti, Tinggal Menunggu Moratorium Dicabut


 Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si memberikan bantuan paket sembako bagi masyarakat di Merdey yang diterima secara simbolis Anggota DPRP Papua Barat, Agustinus Orosomna, Sabtu. Perbesar

Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si memberikan bantuan paket sembako bagi masyarakat di Merdey yang diterima secara simbolis Anggota DPRP Papua Barat, Agustinus Orosomna, Sabtu.

TELUK BINTUNI, mangrove.id| Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si., memberikan angin segar bagi masyarakat di wilayah Moskona terkait aspirasi pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB).

Dalam pertemuan bersama pemerintah dan masyarakat dari Distrik Merdey, Biscoop, dan Masyeta, Gubernur menegaskan bahwa usulan Kabupaten Moskona secara administratif sudah berada di jalur yang tepat.

Gubernur menjelaskan bahwa Moskona merupakan satu dari empat wilayah di Papua Barat yang usulannya telah diproses sejak lama. Bahkan, dokumen penting berupa Amanat Presiden (Ampres) untuk pemekaran ini sebenarnya sudah diterbitkan sejak tahun 2014.

“Empat ini di 2014 itu Ampres-nya sudah ada,” ujar Dominggus Mandacan di Balai Distrik Merdey, Sabtu (2/5/2026).

Namun, proses tersebut harus tertunda karena adanya kebijakan moratorium (penundaan) pemekaran wilayah secara nasional yang dikeluarkan di akhir masa jabatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan periode DPR RI tahun 2014.

Dalam arahannya, Gubernur menekankan perbedaan antara usulan lama yang sudah memiliki dasar hukum kuat dengan usulan-usulan baru yang belakangan muncul. Moskona, bersama dengan Kokas (Fakfak), Kota Manokwari, dan Manokwari Barat, dikategorikan sebagai wilayah yang secara status sudah siap.

Hingga saat ini, pemerintah pusat memang belum membuka keran pemekaran untuk tingkat kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Sejauh ini, pengecualian hanya diberikan untuk pemekaran tingkat provinsi di tanah Papua, yakni Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, Papua Tengah dan Papua Selatan.

Meskipun demikian, Gubernur Mandacan meminta masyarakat Moskona untuk tetap optimis karena posisi hukum calon Kabupaten Moskona sudah kuat di tingkat pusat. “Kalau empat ini sudah oke, kecuali yang baru usul yang perlu kita perjuangkan lagi,” pungkasnya. (len)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 330 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

ABT: Baru Kali Ini Ketua Panitia Pesparawi Nasional Seorang Muslim

12 Juni 2026 - 15:46 WIB

Sukseskan Pesparawi Nasional XIV, Bakesbangpol Papua Barat Siapkan Draf Instruksi Gubernur

10 Juni 2026 - 12:39 WIB

Totalitas Alumni IPDN di Upacara HUT ke-23, Rhein Maniagasi ‘Angkat Topi’

10 Juni 2026 - 11:44 WIB

Peringatan HUT Ke-23, Bupati Soroti Sejumlah Capaian Pembangunan

10 Juni 2026 - 05:52 WIB

Sase Dinilai Tidak Umbar Janji, Tapi Kerja Nyata: Warga Bintuni Beri Apresiasi

7 Juni 2026 - 10:26 WIB

Sase Siap Perjuangkan ‘Rumah Literasi’ di Kampung Hokut

7 Juni 2026 - 09:50 WIB

Trending di Pemerintahan
error: Content is protected !!