Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 29 Apr 2026 14:53 WIB ·

DPRP PB Konsultasikan 9 Raperda dan Raperdasi ke Pusat


 DPRP PB Konsultasikan 9 Raperda dan Raperdasi ke Pusat Perbesar

JAKARTA, mangrove.id| Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRP Papua Barat, melaksanakan konsultasi ke Pemerintah Pusat menindaklanjuti penetapan 9 Rancangan Peraturan Daerah Provinsi (Raperdasi) dan Rancangan Peraturan Daerah Khusus (Raperdasus) yang masuk dalam Propemperda Tahun 2026.

Konsultasi atau pra fasilitasi rancangan peraturan daerah Provinsi Papua Barat berlangsung selama dua hari di Jakarta dihadiri Kasubdit Wilayah II Direktorat Produk Hukum Daerah Kemendagri dan perwakilan Kementrian Hukum Republik Indonesia.

Wakil Ketua II DPRP Papua Barat Syamsudin Seknun, S.Sos, SH, MH dalam sambutannya, menjelaskan kegiatan konsultasi ini memiliki arti strategis dalam proses pembentukan peraturan daerah untuk memastikan setiap Raperdasi atau Raperdasus yang disusun benar-benar memenuhi aspek filosofis, yuridis dan sosiologis.

“Pra fasilitasi ini juga merupakan bagian penting dalam menjamin keselarasan  antara kebijakan daerah dengan peraturan  perundang-undangan yang lebih tinggi,” kata Wakil Ketua II DPRP, Rabu (29/4/2026)

Koordinator Bapemperda ini menegaskan, bahwa konsultasi yang dilakukan sebagai instrumen untuk memperkuat kualitas regulasi yang responsif, adaptif dan berorientasi pada kepentingan rakyat Papua Barat.

Sebagai lembaga legislatif, lanjut pria dengan sapaan akrab Sase, DPRP Papua Barat memiliki tanggung jawab konstitusional untuk memastikan bahwa setiap produk hukum daerah tidak hanya memberikan kepastian tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, perlindungan terhadap masyarakat adat serta peningkatan kesejateraan berkeadilan.

“Dalam perspektif hukum ekonomi dan bisnis, regulasi secara daerah harus mampu menciptakan iklim usaha yang kondusif, memberikan afirmasi kepada pelaku usaha lokal khususnya orang asli papua serta menjamin prinsip keadilan dalam pengelolaan SDM,” ujarnya.

Ia berharap, forum konsultasi ini akan terbangun diskusi yang konstruktif, kritis dan solutif, sehingga setiap substansi yang diatur dalam raperdasus dan raperdasi dapat disempurnakan sebelum memasuki tahapan fasilitasi lebih lanjut. (len)

Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tunggak Belasan Tahun, BP Tangguh Siap Bayar Dana Kompensasi TKA ke Pemkab Teluk Bintuni

29 Agustus 2026 - 10:32 WIB

Tinjau Posko, Bupati Anisto Pastikan Pemerintah Responsif Cegah Karhutla

29 Agustus 2026 - 10:28 WIB

Rapat Bersama Pengurus Parpol, Rheinhard Tekankan Pendidikan Politik dan Transparansi LPJ

26 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Perdana di Papua Barat, Bakesbangpol Cetus Program Pendampingan Anggota Paskibraka

18 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Rangkaian HUT RI ke-81 di Papua Barat Sukses, Rheinhard: Ini Karena Kerjasama Tim

17 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Rheinhard Beri Apresiasi Kesempurnaan Paskibraka: Tidak Ada ‘Pahlawan’ Tunggal

17 Agustus 2026 - 10:18 WIB

Trending di Pemerintahan
error: Content is protected !!