Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 29 Apr 2026 20:44 WIB ·

Badan Kesbangpol Papua Barat Matangkan Persiapan Seleksi Paskibraka


 Kaban Kesbangpol Papua Barat, Rheinhard C. Maniagasi, S.STP, M.Si saat mengunjungi kantor Badan Kesbangpol Teluk Bintuni dalam agenda kedinasan, Rabu Perbesar

Kaban Kesbangpol Papua Barat, Rheinhard C. Maniagasi, S.STP, M.Si saat mengunjungi kantor Badan Kesbangpol Teluk Bintuni dalam agenda kedinasan, Rabu

TELUK BINTUNI, mangrove.id| Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) tengah mematangkan persiapan seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026.

Fokus utama saat ini adalah menjaring putra-putri terbaik dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Teluk Bintuni, untuk bertugas pada upacara HUT Kemerdekaan RI ke-81.

Para calon ini nantinya akan menjalani seleksi ketat untuk menentukan siapa yang layak mewakili daerah di tingkat provinsi maupun nasional.

Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Papua Barat, Rheinhard C. Maniagasi, S.STP, M.Si, menyatakan bahwa seleksi akan berjalan dengan mengacu pada mekanisme dan prosedur yang berlaku.

“Kami memastikan seleksi segera dilakukan dengan standar yang telah ditentukan. Tujuannya agar adik-adik dari daerah bisa mewakili kabupaten untuk pengibaran 17 Agustus nanti, baik di tingkat Provinsi Papua Barat maupun bisa terlibat di Istana Merdeka,” ujar Rhein saat dikonfirmasi Wartawan usai melakukan rapat koordinasi bersama para pejabat di Badan Kesbangpol Kabupaten Teluk Bintuni, Rabu (29/4/2026).

Kepada Wartawan, Rhein menjelaskan, bahwa proses rekrutmen dan seleksi Paskibraka tahun ini, dilakukan dengan pengawasan ketat mengacu pada regulasi yang berlaku guna menjamin transparansi dan kualitas peserta.

Adapun dasar hukum yang digunakan yakni: Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka serta, Peraturan BPIP Nomor 3 Tahun 2022 tentang Peraturan Pelaksanaan Perpres Nomor 51 Tahun 2022, yang mengatur secara teknis mengenai standard fisik, kesehatan, akademik, hingga pemahaman nilai-nilai Pancasila bagi calon anggota Paskibraka.

Rheinhard menekankan bahwa setiap calon harus memenuhi syarat-syarat administratif dan fisik yang telah ditetapkan secara nasional. Antara lain, seleksi administrasi dan kesehatan yang meliputi verifikasi dokumen dan kebugaran fisik dasar, dan juga parade dan kesamaptaan yang meliputi peninjauan postur tubuh dan ketahanan fisik.

“Ada juga tes Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan untuk memastikan aspek mental dan kecintaan terhadap NKRI. Serta, tes wawancara untuk menilai kepribadian dan kemampuan komunikasi calon Paskibraka,” jelasnya.

Ia berharap, melalui persiapan yang matang ini, delegasi dari Papua Barat, khususnya dari daerah mampu memberikan performa terbaik dan menjaga nama baik daerah masing-masing pada puncak peringatan detik-detik Proklamasi 17 Agustus 2026 mendatang. (len)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 59 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bakesbangpol Papua Barat Wanti-wanti Calon Paskibraka: Jaga Kesehatan, Jangan Ikut Konvoi Piala Dunia!

1 Juli 2026 - 14:29 WIB

Bupati Anisto Beberkan Target Pembangunan di Wilayah Moskona

27 Juni 2026 - 12:51 WIB

Bupati Anisto Jamin Kebutuhan Dasar Para Mantan Simpatisan KKB

26 Juni 2026 - 20:56 WIB

Badan Kesbangpol Papua Barat Tegaskan Legalitas Jadi Syarat Mutlak Ormas

22 Juni 2026 - 21:51 WIB

Pimpinan DPRP Papua Barat Kunjungi Empat Kontingen Pesparawi

19 Juni 2026 - 14:31 WIB

Sambut Provinsi Nangroe Aceh Darussalam, Rhein Maniagasi: Jangan Sungkan

19 Juni 2026 - 12:49 WIB

Trending di Pemerintahan
error: Content is protected !!