Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 30 Mei 2026 12:45 WIB ·

Komitmen Sase Kawal Program ‘Papua Barat Cerdas’ di Teluk Bintuni


 Komitmen Sase Kawal Program ‘Papua Barat Cerdas’ di Teluk Bintuni Perbesar

TELUK BINTUNI, mangrove.id| Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Barat, Syamsudin Seknun, S.Sos., S.H., M.H., berkomitmen penuh untuk mengawal keberlanjutan program Papua Barat Cerdas yang dicanangkan oleh Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si.

Komitmen ini disampaikan di hadapan konstituen saat menggelar agenda Reses di Kampung Lama, Distrik Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni, Sabtu (30/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, pria yang akrab disapa Sase ini, meminta seluruh kepala kampung di wilayah Dapilnya untuk bergerak cepat mendata anak-anak asli daerah yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

“Saya menyampaikan kepada para kepala kampung agar kiranya ke depan kalau ada anak-anak yang sudah tamat sekolah dan ingin melanjutkan kuliah, maka ada program Papua Barat Cerdas yang dicanangkan oleh Bapak Gubernur,” ujar Sase.

Legislator NasDem asal Dapil Teluk Bintuni ini menjelaskan bahwa melalui payung program Papua Barat Cerdas, dirinya siap mengawal bantuan pendidikan bagi para mahasiswa, baik untuk jurusan umum maupun kedokteran.

Menurutnya, akses pendidikan tinggi yang layak adalah hak mutlak bagi generasi muda Papua Barat utamanya Kabupaten Teluk Bintuni, untuk memutus mata rantai keterisolasian dan ketertinggalan.

“Kami berharap, seluruh anak-anak kita tidak boleh ada yang tidak mendapat pelayanan pendidikan yang layak. Mereka harus kita topang dari segala aspek, sehingga ke depan mereka punya masa depan yang cerah,” tegas politisi senior tersebut.

Selain memprioritaskan sektor pendidikan, reses ini juga menjadi wadah bagi masyarakat di beberapa distrik di wilayah Moskona untuk mengadukan persoalan infrastruktur yang masih memprihatinkan.

Beberapa catatan krusial yang diserap oleh Pimpinan DPRP Papua Barat itu antara lain: pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan di sejumlah wilayah di daerah Moskona.

“Misalnya, ada jembatan gantung berbahan tali sling di wilayah terisolir yang sangat memprihatinkan di tengah besarnya kucuran Dana Otonomi Khusus (Otsus),” paparnya.

Sementara, ia menambahkan, masyarakat juga mengeluhkan masih banyak kampung di beberapa distrik di Moskona, yang hingga saat ini belum tersentuh aliran listrik.

Menanggapi keluhan tersebut, Sase menegaskan akan segera menindaklanjutinya dalam bentuk usulan resmi kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat. Ia juga mendorong adanya kolaborasi anggaran agar Pemprov dapat mem-backup Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni.

“Ini harus ada sentuhan-sentuhan dari Pemerintah Provinsi untuk mem-backup Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni guna membuka akses-akses yang terisolir, lebih khusus yang ada di wilayah Moskona,” pungkasnya.

Selain program pendidikan, dalam reses tersebut Syamsudin juga menjanjikan program berbasis kerakyatan lainnya, seperti bantuan bedah rumah untuk masyarakat setempat. (len)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bakesbangpol Papua Barat Akan Perkuat Pendidikan Politik bagi Pemilih Pemula

20 Juli 2026 - 16:44 WIB

Rheinhard Tegaskan Disiplin Tinggi untuk Calon Paskibraka: Yang Melanggar Akan Dikembalikan

20 Juli 2026 - 16:40 WIB

Wujudkan Visi Kepala Daerah, BP4D Teluk Wondama Gandeng Yayasan Bupaso

18 Juli 2026 - 19:29 WIB

Rheinhard Bekali 18 CPNS dan PPPK Terkait Tupoksi Bakesbangpol Papua Barat

16 Juli 2026 - 18:10 WIB

Selter Jabatan PTP Segera Dibuka. Pj Sekda: Kami Tunggu Pertek dari BKN

14 Juli 2026 - 14:53 WIB

Bakesbangpol Papua Barat Wanti-wanti Calon Paskibraka: Jaga Kesehatan, Jangan Ikut Konvoi Piala Dunia!

1 Juli 2026 - 14:29 WIB

Trending di Pemerintahan
error: Content is protected !!