Menu ✖

Mode Gelap

Pemerintahan · 20 Jul 2026 16:40 WIB ·

Rheinhard Tegaskan Disiplin Tinggi untuk Calon Paskibraka: Yang Melanggar Akan Dikembalikan


 Kepala Bakesbangpol Papua Barat meresmikan Desa Bahagia secara simbolis dengan menggunting pita, menjadi penanda dimulainya pemusatan latihan Calon Paskibraka Provinsi Papua Barat Perbesar

Kepala Bakesbangpol Papua Barat meresmikan Desa Bahagia secara simbolis dengan menggunting pita, menjadi penanda dimulainya pemusatan latihan Calon Paskibraka Provinsi Papua Barat

MANOKWARI, mangrove.id| Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Papua Barat, Rheinhard C. Maniagasi, S.STP, M.Si, memberikan pengarahan tegas saat menjadi pembina upacara Tantingan Calon Pasukan Pengibaran Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi Papua Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Papua Barat, Amban, Manokwari, pada Senin (20/7/2026) sore.

Dalam amanatnya, Rheinhard menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para peserta terpilih yang telah melalui proses seleksi ketat.

Ia menegaskan bahwa para siswa-siswi SMA/SMK sederajat yang berdiri di Desa Bahagia tersebut merupakan generasi muda “terbaik dari yang terbaik” di Papua Barat.

“Adik-adikku sekalian, ini bukan akhir dari perjuangan kalian. Ini justru awal perjuangan untuk lebih mantap, lebih siap ditempa dan dibina. Ada tanggung jawab pribadi, sekolah yang mengutus, serta orang tua yang bangga atas pencapaian kalian sampai hari ini,” ujar Rheinhard.

Rheinhard mengingatkan bahwa selama masa pemusatan latihan, para calon Paskibraka tidak lagi menjalankan aktivitas seperti biasa di rumah. Seluruh rutinitas mulai dari bangun tidur, makan, minum, hingga kembali tidur akan diatur secara kolektif dan disiplin di bawah pengawasan panitia, pelatih, pembina, serta tim medis.

Ia juga menekankan pentingnya membangun kekompakan, toleransi, dan rasa kebersamaan sebagai satu kesatuan tim yang tidak terpisahkan.

Lebih lanjut, ia memberikan peringatan tegas terkait kedisiplinan dan norma selama masa pembinaan. Ia menegaskan bahwa kelulusan seleksi awal tidak menjamin posisi peserta aman hingga hari pengibaran dan penurunan bendera pada 17 Agustus mendatang.

“Jika ada yang melanggar norma dan aturan, atau berdasarkan laporan pelatih tidak sesuai dan mengganggu keutuhan tim, maka akan langsung kami kembalikan kepada sekolah dan orang tua. Di luar sana masih banyak teman-teman kalian yang standby dan siap menggantikan,” tegasnya.

Mengakhiri amanatnya, Rheinhard mengingatkan bahwa mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia adalah tugas negara yang sangat sakral dan membutuhkan sosok-sosok yang memiliki komitmen serta integritas tinggi. (len)

Artikel ini telah dibaca 125 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dr. Elisa Kurube Gaungkan “Setiap Rumah Adalah Sekolah dan Setiap Orang Adalah Guru” di Rakor Pendidikan

18 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Lantik Tiga Kepala Kampung, Bupati Anisto Ingatkan Soal Pengabdian

10 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Bupati Resmikan Rumah Singgah dan Ruang Kelas Baru di Yakati

9 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Kunker Bupati Anisto ke Moyeba, Pemulihan Pendidikan Jadi Atensi Pemerintah

8 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Kantor Kesbangpol Papua Barat Dinilai, Momentum Tingkatkan Kebersihan dan Kedisiplinan

6 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Pemkab Wondama dan Unipa Mantapkan Komitmen di Bidang Pembangunan SDM

3 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Trending di Pemerintahan
error: Content is protected !!