TELUK BINTUNI, mangrove.id| Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, SE, MH bersama Forkopimda menggelar kunjungan kerja ke Moyeba, Distrik Moskona Utara, Kamis (8/10/2026). Tak hanya Bupati dan Forkopimda, Anggota DPRK Teluk Bintuni asal Moskona juga turut bersama rombongan.
Rangkaian kunker ini, sebagai persiapan pemulangan pengungsi asal Moskona Utara pasca konflik bersenjata antara aparat keamanan dan KKB tahun 2025 lalu. Selain itu, pemulihan kondisi pendidikan di Moskona Utara, menjadi atensi penting.
Kepala Sekolah SD Negeri Moyeba, Mesias Orocomna, mengapresiasi langkah Bupati Anisto, terutama melihat langsung kerusakan sekolahnya. Gedung sekolah yang sudah rusak sejak 2015, dan puncaknya bermula saat konflik bersenjata yang membuat proses belajar mengajar terpaksa dipindahkan selama satu tahun terakhir ke SD Negeri 2 Kali Kodok di Bintuni.
“Kami mengapresiasi langkah Bapak Bupati yang sudah melihat keadaan langsung di lapangan. Harapan kami apa yang disampaikan bisa segera direalisasikan untuk memenuhi kebutuhan sekolah,” ucap Mesias di sela kegiatan kunker Bupati.
Pihaknya berharap, untuk memulihkan kondisi pendidikan di Moskona Utara, sebaiknya dilakukan secara bersama-sama. Baik pemerintah daerah kabupaten dan provinsi, bahkan pusat.
“Kami harap pemerintah pusat dapat memperhatikan kami di daerah terdampak. Khususnya bidang pendidikan agar dapat dibantu,” katanya.
Sementara, Ketua Komisi B DPRK Teluk Bintuni, Jefri Orocomna, menyatakan, pendidikan harus menjadi zona aman yang bebas dari eksploitasi politik dan militer. Ia memastikan, lembaganya akan mengawal aspirasi ini. Namun ia menekankan, pemulihan total Moskona membutuhkan keberpihakan fiskal dari pusat.
“Pemulihan ini harus ada perhatian khusus dari pemerintah pusat, Bapak Presiden Prabowo Subianto, dan Bapak Gubernur Papua Barat. Saya minta pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten bekerja sama,” jelasnya.
Revitalisasi Infrastruktur Dasar
Sementara, Bupati Anisto menargetkan, kesiapan infrastruktur dasar secara total sebelum pengungsi asal Moskona Utara dan Moskona Utara Jauh kembali ke kampung halaman. Bahkan, Bupati menyebut, pemerintah mengupayakan sebelum Natal 2026, kondisi wilayah dua distrik kembali stabil.
“Kami sudah lihat sekolah, puskesmas, dan sarana penunjang lainnya, dan kami akan melakukan perbaikan rumah-rumah yang rusak,” ujar Bupati sembari mengimbau kepala distrik Moskona Utara dan Moskona Utara Jauh agar lebih dulu berada di tempat tugas sebagai bentuk kesiapan pemerintah memulihkan pelayanan publik. (len)


























Hari ini : 894
Kemarin : 930
Total Kunjungan : 31176
Hits Hari ini : 1706
Who's Online : 5