Menu ✖

Mode Gelap

Info Tanah Papua · 9 Jun 2025 13:43 WIB ·

Wai Mansusu Ikut Meriahkan Parade Budaya HUT Teluk Bintuni ke-22


 Proses menghias replika Wai Mansusu menggunakan kendaraan pick up. Wai Mansusu adalah salah satu ikon Suku Byak yang ikut menghiasi parade budaya dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Teluk Bintuni ke-22, Senin. Perbesar

Proses menghias replika Wai Mansusu menggunakan kendaraan pick up. Wai Mansusu adalah salah satu ikon Suku Byak yang ikut menghiasi parade budaya dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Teluk Bintuni ke-22, Senin.

TELUK BINTUNI, Mangrove.id| Kegiatan parade budaya menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan panitia HUT Kabupaten Teluk Bintuni ke-22.

Kegiatan ini bertujuan memeriahkan HUT ke-22, sembari menunjukkan keberagaman di tanah Sisar Matiti yang ditampilkan warga 7 Suku, Suku-suku Asli Papua dan Suku-suku Nusantara.

Salah satu komunitas warga suku dari tanah papua yakni Suku Byak dalam Ikatan Keluarga Biak, Numfor, Amberbaken, Doreri, Roon dan Raja Ampat (Bindarra) Kabupaten Teluk Bintuni, turut memeriahkan kegiatan ini.

Wakil Ketua Bindarra Kabupaten Teluk Bintuni, Yance Koibur mengatakan, keikutsertaan warga Bindarra dalam parade budaya, sebagai wujud kebersamaan.

Sebab, sebagai bagian dari masyarakat kabupaten Teluk Bintuni, Koibur menyebut, sudah sepantasnya warga Bindarra terlibat dalam iven-iven seperti ini.

Hal ini pun sejalan dengan moto orang Byak, yakni Kobe Oser Kosambrauw Ma Kobawes atau Kita Bersatu, Kita Kuat, Untuk Membangun, yang menjadi spirit warga Bindarra.

“Ini bentuk kebersamaan kami dengan warga suku-suku lainnya. Khususnya, warga 7 Suku dalam membangun daerah ini,” ungkap Koibur di sela menghias replika Wai Mansusu, Senin (9/6).

Di kesempatan ini, ia mengimbau sekaligus mengajak seluruh keluarga besar Bindarra agar terus menjaga persatuan dan persekutuan sebagai saudara.

“Mari kita bergabung dengan ikatan ini, untuk mewujudkan kobe oser kosambrauw ma kobawes,” pungkas Koibur.

Dalam parade budaya ini, Ikatan Bindarra Kabupaten Teluk Bintuni menampilkan salah satu ikon Suku Byak yakni Wai Mansusu.

Wai Mansusu adalah perahu perang yang merupakan jati diri orang Byak, yang digunakan sejak abad ke-15. Kata “Mansusu” memiliki arti maju mundur, yang dimaknai oleh para leluhur orang Byak sebagai kemampuan untuk menghadapi musuh dari segala arah. (len)

Artikel ini telah dibaca 101 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PKB GKI Bintuni Siap ke Jayapura, Lagu Suku Sougb Akan Dibawakan Dalam Lomba

30 Oktober 2026 - 08:01 WIB

JMSI Teluk Bintuni Mulai Dibentuk, Valen Wanma: Sinergi Mendukung Pembangunan

27 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Satu Tungku Tiga Batu: Ketika Adat Menjaga Rumah Iman

20 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Dr. Victor Rumere: Isu GEDSI Belum Menjadi Prioritas dalam Kebijakan Fiskal Daerah

20 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Hasil Kajian Yayasan Bupaso Didiseminasikan, BP4D Wondama Sambut Positif

17 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Bahan Pangan Lokal Dipacu Jadi Motor Ekonomi Papua Barat

6 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Trending di Info Tanah Papua
error: Content is protected !!