Mangrove.id| Sejumlah massa berasal dari masyarakat Suku Sebyar, Kabupaten Teluk Bintuni menggelar aksi demonstrasi di halaman kantor sementara DPRD Teluk Bintuni, Senin (27/6/2022).

Aksi massa di hadapan Wakil Rakyat yang diterima langsung Ketua DPRD Teluk Bintuni, Simon Dowansiba bersama sejumlah Anggota lainnya, serta dikawal ketat aparat keamanan bersenjata.

Kedatangan massa ke kantor Legislatif ini, untuk menuntut pembayaran sisa dana kompensasi Migas tahap dua sebesar Rp 16,2 Miliar.
Koordinator Aksi, Malkin Kosepa mendesak Pemerintah segera merealisasikan tuntutan masyarakat adat Sebyar yang sudah dijanjikan akan dibayar bulan Mei 2022 lalu.
“Pemda sampai saat ini belum membayar dana kompensasi tahap kedua kepada masyarakat adat suku sebyar. Kami menuntut untuk segera realisasikan pembayaran sisa dana kompensasi tahap kedua,” desak Kosepa.
Lagi, Kosepa mendesak Pemda Teluk Bintuni segera berkoordinasi dengan Pemprov Papua Barat agar tuntutan masyarakat adat Sebyar bisa terealisasi cepat.
“Apabila tuntutan kami tidak diindahkan dengan baik oleh Pemerintah maka kami akan melakukan pemalangan. Termasuk, pemalangan adat pada wilayah beroperasinya BP LNG tangguh,” tegas Kosepa. (Susi)
































Hari ini : 457
Kemarin : 375
Total Kunjungan : 164340
Hits Hari ini : 1506
Who's Online : 8