Mangrove.id| Sampah di area Pasar Sentral Bintuni hingga saat ini belum juga dibersihkan. Padahal, pedagang maupun para pembeli sudah mengeluhkan kondisi ini.
Akan tetapi, entah apa penyebabnya sehingga sampah yang sudah berminggu-minggu ini tak kunjung dibersihkan. Alhasil, pemandangan tidak elok dengan bau tak sedap yang menyengat, menjadi hal yang lazim didalam Pasar saat ini.
Mato, salah satu pedagang yang ditemui Wartawan, berharap kepada Pemerintah melalui perangkat terkait untuk segera merespon aspirasi warga.
Pasalnya, Ia menyebut jika kondisi Pasar saat ini begitu memprihatinkan akibat tumpukan sampah yang sudah berminggu-minggu tidak dibersihkan.
“Sekarang sampahnya sudah sampai ke jalan. Dan kalau kita melintas pasti tutup hidung rapat-rapat. Karena baunya terlalu menyengat,” ungkapnya, Kamis (21/4/2022) sore.
Ia menyatakan, sebagai pedagang pihaknya merasa tidak nyaman dengan tumpukan sampah yang semakin hari dibiarkan dan tidak di angkut- angkut.
Karena, bau tak sedap dari sampah ini cukup meresahkan para pedagang khususnya para pedagang yang menjajakan makanan.
“Kami memohon kepada Pemerintah agar sampah-sampah ini secepatnya dibersihkan,” kata Mato memohon.
Diberitakan sebelumnya, sampah didalam Pasar Sentral Bintuni tidak dibersihkan petugas, diduga karena terlambatnya pembayaran honor para petugas kebersihan. Meski begitu, hingga berita dimuat, belum ada konfirmasi resmi dari Pemerintah terkait penyebab pastinya. (Susi)
































Hari ini : 532
Kemarin : 375
Total Kunjungan : 164415
Hits Hari ini : 2179
Who's Online : 5