TELUK BINTUNI, mangrove.id| Usai sukses melaksanakan tugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Panitia Pelaksana Paskibraka Provinsi Papua Barat Tahun 2026 resmi dibubarkan.

Pembubaran panitia ini dilaksanakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Papua Barat sekaligus ajang perpisahan anggota Paskibraka tahun 2026.
Berlangsung di pantai Pasir Putih- Manokwari, Selasa (18/8/2026), acara ini diikuti segenap pimpinan dan staf Bakesbangpol serta tim pelatih dan tim medis Paskibraka.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua Barat, Rheinhard C. Maniagasi, S.STP, M.Si dalam arahannya, menyatakan acara ini bukanlah akhir dari segalanya. Justru, menjadi momentum untuk lebih mempererat tali silahturahmi.
Ia mengatakan, kedepan pihaknya akan melakukan pendampingan berkelanjutan bagi seluruh Paskibraka tahun 2026. Tujuannya, untuk memastikan para pelajar terbaik ini tidak hilang arah, sehingga fokus dalam menggapai cita-cita.
Kebijakan ini merupakan hal baru yang dilakukan Pemprov Papua Barat melalui Bakesbangpol.
“Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan akan melakukan verifikasi dan pendataan menyeluruh terhadap seluruh anggota Paskibraka 2026,” ujar Rheinhard.
Secara teknis, mantan Bakesbangpol Kabupaten Teluk Bintuni itu mengungkapkan, pihaknya akan bantu memfasilitasi setiap anggota Paskibraka 2026 yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi hingga mengikuti seleksi TNI-Polri.
Ia menjelaskan, terobosan ini sebagai bentuk penghargaan negara atas dedikasi dan tugas luar biasa yang telah diselesaikan para anggota Paskibraka pada peringatan HUT RI ke-81.
Selain itu, ia juga mengatakan, pihaknya akan menggandeng organisasi purna Paskibraka di Papua Barat untuk merancang berbagai program dan kegiatan seperti peningkatan kapasitas hingga bakti sosial.
Konsep ini dinilai penting, guna menghindarkan anggota Paskibraka 2026 dari kegiatan-kegiatan yang tidak bermanfaat.
“Saya sangat berharap, tempaan disiplin, nilai-nilai Pancasila, patriotisme, dan nasionalisme yang didapat selama pemusatan latihan harus menjadi bekal adik-adik dimana saja berada. Perlu kalian ketahui bahwa kalian itu adalah agent of change (agen perubahan) di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat,” pungkas alumni IPDN angkatan XVI tahun 2008.
Sebagai informasi, usai acara perpisahan ini, anggota Paskibraka yang berdomisili di kota Manokwari akan kembali ke lingkungan keluarga masing-masing.
Sementara, untuk peserta yang berasal dari luar Manokwari, seperti Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) dan Kabupaten Fakfak, Bakesbangpol Papua Barat turut memfasilitasi proses pemulangan hingga kembali ke daerah masing-masing dengan aman. (len)






























Hari ini : 392
Kemarin : 900
Total Kunjungan : 281611
Hits Hari ini : 563
Who's Online : 13