Menu

Mode Gelap

Hukum dan Kriminal · 3 Okt 2022 21:10 WIB ·

Para Tokoh di Bintuni Mengutuk Aksi Pembantaian di Meyerga


 Para Tokoh di Bintuni mengutuk aksi keji yang dilakukan KKB terhadap warga sipil di Meyerga, Senin. Perbesar

Para Tokoh di Bintuni mengutuk aksi keji yang dilakukan KKB terhadap warga sipil di Meyerga, Senin.

Mangrove.id| Sejumlah Tokoh di Kabupaten Teluk Bintuni menyatakan sikap mengutuk tindakan brutal KKB di kampung Meyerga distrik Moskona Barat yang menewaskan empat warga sipil serta satu menderita luka tembak.

Aksi penyerangan yang dilakukan KKB pada Kamis (29/9/2022), dinilai para tokoh sangat keji dan tidak berperikemanusiaan.

Para Tokoh yang mengutuk tindakan KKB di Meyerga yakni, Ketua LMA Tujuh Suku, Tokoh Agama serta para tokoh masyarakat dari berbagai Suku.

Saat Jumpa Pers di salah satu café di Bintuni, Ketua LMA Tujuh Suku, Marthen Wersin menyampaikan turut berduka atas tragedi yang menimpa para korban khususnya empat korban meninggal. Ia pun mengutuk keras aksi KKB tersebut.

“Kami mendukung TNI dan Polri dalam upaya penegakan hukum terhadap para pelaku. Serta kami mendorong agar kasus ini diusut tuntas,” tegasnya.

“Kami juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni untuk bersama-sama menjaga kamtibmas di daerah ini, serta jangan terpengaruh dengan isi-isu yang tidak benar,” himbaunya. (Susi)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 204 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Terlilit Utang, Oknum Dewan Bintuni Dilaporkan ke Polisi

17 Juli 2026 - 07:57 WIB

Kasus AN Layak Naik ke Tahap Penyidikan, PH Ungkap Dasarnya

15 Juli 2026 - 19:46 WIB

Polisi Dalami Kasus Dugaan Penipuan Oknum Anggota DPRK Teluk Bintuni

13 Juli 2026 - 12:38 WIB

Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus BKMT, Patrix : Giliran Kita Siapkan Langkah Hukum

22 Juni 2026 - 11:02 WIB

Polisi Segera Periksa Plt Kadis PUPR Papua Tengah

5 Juni 2026 - 11:45 WIB

Polisi Angkat Bicara Soal LP Dugaan Pemalsuan Dokumen Oleh Oknum BP. Berau Ltd

5 Juni 2026 - 10:44 WIB

Trending di Berita Daerah
error: Content is protected !!