Menu ✖

Mode Gelap

Berita Daerah · 24 Jul 2023 13:02 WIB ·

Kajati Pabar : Jaksa Yang Berpolitik Akan Dicopot


 Kajati Pabar : Jaksa Yang Berpolitik Akan Dicopot Perbesar

Manokwari-Mangrove.id| Jajaran Adhyaksa di Papua Barat, diingatkan untuk tidak terlibat dalam politik, jika tak mau mendapat tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku.

Ini dikatakan Kajati Papua Barat, Harli Siregar SH.,M.Hum disela sela hari bakti adhyaksa, sabtu kemarin.

“Saya sudah sampaikan, bahwa sisi Integritas adalah hal yang utama. kalau masih ada yang main main, kita tidak segan segan, bila perlu dicopot. itu penegasan dari saya,” tegasnya.

Kata Kajati, dibawah kepemimpinannya, Kejaksaan Tunggi Papua Barat akan terua berusaha melakulan setiap pelaksanaan kinerja secara profesioal dengan menjunjung tinggi nilai integritas, apalagi di tahun politik saat ini.

“Kami juga ambil bagian dalam Pemilu, itu sebabnya kami harus netral. Supaya, saat  ada pelanggaran hukum terkait dengan Pemilu, kami bisa mengambil silap tegas, tanpa pandang buluh terhadap pihak pisk tertentu,” ungkapnya.

Tunggu Gebrekan Tim Anti Mafia Tanah Kejati Papua Barat

KBRN, Manokwari : Tim Anti Mafia Tanah dari Kejaksaan Tinggi Papua Barat tengah melakukan pengumpulan bahan keterangan terkait dengan kasus yang menyangkut pengadaan lahan.

Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Harli Siregar SH.,M.Hum mengatakan, Tim Anti Mafia Tanah adalah atensi langsung Jaksa Agung terhadap pelanggaran didaerah yang menyangkut dengan tanah.

“Untuk Kejaksaan Tinggi Papua Barat, dalam waktu dekat akan ada perkembangan terhadap apa yang sedang kami kerjakan saat ini terhadap kasus yang menyangkut pengadaan lahan,” tuturnya.

Kajati berharap media dan masyarakat bersabar, dan tentunya ikut mendukung dan melakukan fungsi kontrol sosial terhadap kinerja jajarannya.

“Kami harap rekan rekan bersabar. Biarkan kami bekerja. Kami tidak menyimpang, kami akan profesional dan menjunjung tinggi nilai nilai integritas,” terangnya. Diketahui, jajaran Adhyaksa di Kejaksaan Agung, gencar terhadap perkara pengadaan tanah. Instruksi pembentukan tim khusus mafia tanah ini sudah disampaikan Jaksa Agung pada 2021 lalu. Tim itu dibentuk untuk mengungkap para mafia tanah dan tentunya untuk melindungi hak rakyat. (Kev)

Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kapolres Teluk Bintuni Ajak Warga Rawat Kerukunan dan Persaudaraan

30 Oktober 2026 - 12:46 WIB

PKB GKI Bintuni Siap ke Jayapura, Lagu Suku Sougb Akan Dibawakan Dalam Lomba

30 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Thomas Jafferzon Baru: Jangan Biarkan Kontraktor OAP Hanya Menjadi Penonton di Negeri Sendiri

29 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Bupati Anisto Klaim Pembangunan Daerah Akan Kuat Bila Berjalan Bersama Gereja

29 Oktober 2026 - 15:15 WIB

PSI Papua Barat Targetkan 1 Kursi DPR RI pada 2029, Petrus Kasihiw: Optimisme Kemenangan Sudah Terpasang

29 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Kapolres Marully Dukung Kehadiran JMSI di Teluk Bintuni

29 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Trending di Berita Daerah
error: Content is protected !!