Menu

Mode Gelap

Ekonomi dan Bisnis · 23 Sep 2025 07:08 WIB ·

CV. Sinar Bintuni Klaim Kuota Bio Solar Sedikit


 Kuota Bio Solar yang diklaim CV. Sinar Bintuni sedikit, akibatkan pelayanan BBM Subsidi kepada masyarakat tidak optimal. Perbesar

Kuota Bio Solar yang diklaim CV. Sinar Bintuni sedikit, akibatkan pelayanan BBM Subsidi kepada masyarakat tidak optimal.

TELUK BINTUNI, mangrove.id| Kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) Subsidi jenis Bio Solar yang dikelola CV. Sinar Bintuni sebagai agen resmi Pertamina, sebesar 80 ton per bulan.

Kuota ini, dianggap tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang kian meningkat di kota Bintuni.

Pasalnya, data lapangan menunjukkan rata-rata penjualan Bio Solar per hari mencapai 8 ton. Bahkan, pernah terjadi, penjualan Bio Solar tembus hingga 10 ton per hari.

“Setiap bulan kami dijatah 80 ton BBM Subsidi jenis Bio Solar. Penyalurannya bertahap, kadang bisa 3 kali dalam satu bulan dari Pertamina Sorong,” jelas Rusdi, Pengawas CV. Sinar Bintuni saat dikonfirmasi wartawan, Senin (22/9).

Rusdi menambahkan, pelayanan optimal kepada konsumen yang rata-rata masyarakat, bisa terjadi jika kuota bertambah.

Terkait hal ini, Rusdi mengungkapkan, pihaknya sudah mengajukan sejak lama. Namun, sampai dengan saat ini belum dijawab.

“Kami sudah ajukan dari dulu, tapi kami dapat kuotanya begitu. Tidak bisa ditambah. Mungkin saja dari Pertamina sudah ada perhitungannya, kami tidak tahu,” bebernya.

Agar stok Bio Solar bisa cukup melayani masyarakat untuk satu bulan, pihaknya terpaksa membatasi pembelian maksimal Rp 340 ribu per hari, untuk satu kendaraan.

“Kalau kami tidak batasi, pasti stok sudah habis hanya beberapa hari,” pungkasnya.

Pantauan di lapangan, antrian panjang kendaraan untuk mengisi BBM Subsidi jenis Bio Solar di SPBU Bintuni, sudah berlangsung sejak minggu lalu. (len)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 86 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dihadapan Bupati, Pihak SPBU Tisay Keluhkan Pengajuan Penambahan Kuota yang Tidak Dijawab

22 April 2026 - 21:31 WIB

Pemda Temukan Ada Praktik ‘Aji Mumpung’ Saat Sidak di Pasar

22 April 2026 - 21:29 WIB

Solusi Papua Barat Menuju Kemandirian Ditengah Ketergantungan Fiskal

21 April 2026 - 06:24 WIB

Jejak Solar Subsidi: Dari Manokwari ke Bintuni, Dijual Hingga Empat Kali Lipat

15 April 2026 - 20:13 WIB

Wacanakan Bisnis Sampah Plastik, Perusda Targetkan ‘Cuan’ Sekaligus Edukasi Lingkungan

20 Februari 2026 - 09:10 WIB

Optimalkan Potensi Industri, Perusda Bintuni Maju Mandiri Optimis Dongkrak PAD

19 Februari 2026 - 20:32 WIB

Trending di Ekonomi dan Bisnis
error: Content is protected !!