TELUK BINTUNI, mangrove.id| Memastikan setiap tetes BBM yang keluar dari nosel sesuai dengan angka yang tertera di layar mesin, Unit Metrologi Legal (UML) Kota Sorong melakukan inspeksi akurasi di Kabupaten Teluk Bintuni, Senin (4/5/2026).

Langkah jemput bola ini dilakukan bersama Dinas Perindagkop dan UKM Teluk Bintuni dengan menyasar sejumlah titik vital, mulai dari SPBU Sinar Bintuni, Pertashop, hingga SPBU Vira Jaya Sinergi KM 4.

Inti dari kegiatan ini adalah uji tera ulang, sebuah prosedur teknis untuk mengkalibrasi ulang mesin pompa BBM. Tujuannya jelas: memastikan alat ukur pada mesin tidak mengalami penyimpangan (eror) yang dapat merugikan masyarakat.
“Kami melakukan pengujian langsung menggunakan bejana ukur standar metrologi. Ini adalah upaya teknis untuk menjamin bahwa satu liter yang dibayar konsumen adalah benar-benar satu liter yang masuk ke tangki kendaraan,” ujar Bobby Lerbulan, petugas Metrologi Legal Dinas Perindagkop Teluk Bintuni.

Proses pengujian ini dipantau ketat untuk meminimalisir celah kecurangan maupun kerusakan teknis pada komponen mesin pompa. Kehadiran tim ahli dari UML Kota Sorong memastikan bahwa seluruh Alat Ukur, Takar, Timbang, dan Perlengkapannya (UTTP) di SPBU telah memenuhi standar nasional.
Pengawas SPBU, Haji Rusdy, yang mendampingi proses tersebut menyatakan dukungannya terhadap standarisasi ini. Menurutnya, akurasi mesin yang terjaga bukan hanya soal kepatuhan aturan, tapi juga soal menjaga kepercayaan publik.
Dengan hasil uji tera yang akurat, masyarakat Teluk Bintuni kini dapat mengisi BBM dengan rasa aman tanpa perlu khawatir akan adanya selisih takaran pada mesin pompa. (len)































Hari ini : 712
Kemarin : 1150
Total Kunjungan : 202078
Hits Hari ini : 1085
Who's Online : 6