Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 4 Mar 2026 10:11 WIB ·

Badan Kesbangpol Provinsi Papua Barat Jabarkan Tahapan Seleksi Paskibra Tingkat Nasional


 Kepala Badan Kesbangpol Papua Barat, Rheinhard C. Maniagasi bersama Kabid Ideologi Wasbang dan Karakter Bangsa, Theodorus Kawer (kanan). Perbesar

Kepala Badan Kesbangpol Papua Barat, Rheinhard C. Maniagasi bersama Kabid Ideologi Wasbang dan Karakter Bangsa, Theodorus Kawer (kanan).

MANOKWARI, mangrove.id| Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua Barat telah menetapkan alur seleksi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tingkat Nasional untuk tahun 2026.

Mengacu pada edaran Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pembentukan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, maka proses seleksi akan dilakukan secara berjenjang, dimulai dari tingkat kabupaten pada bulan April mendatang.

Dimana tahapan seleksi yang dilaksanakan meliputi: wawasan kebangsaan, kesehatan, wawancara, kepribadian, intelejensi umum hingga keterampilan baris berbaris.

Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Papua Barat, Rheinhard C. Maniagasi, S.STP., M.Si  menjelaskan bahwa hasil seleksi tingkat kabupaten akan diumumkan melalui aplikasi transparansi.

Selanjutnya, admin BPIP pusat akan memindahkan nama-nama yang lolos tahapan tes di tiap kabupaten, ke aplikasi yang dikelola provinsi untuk diverifikasi ulang oleh Badan Kesbangpol Provinsi Papua Barat.

“Kami akan mengirim surat ke masing-masing kabupaten untuk memanggil peserta yang sudah lolos di tingkat kabupaten untuk datang ke Manokwari,” ujar Maniagasi saat dikonfirmasi wartawan di Manokwari, Rabu (4/3/2026).

Sementara, Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa, Theodorus Kawer, S.IP menambahkan bahwa peserta yang lolos tersebut akan menjalani seleksi ulang di tingkat provinsi pada 4 – 7 Juni. Proses ini mencakup pemeriksaan kesehatan (Medical Check Up) yang lengkap serta seleksi kemampuan dasar yang ketat.

Tujuan utama dari tahapan yang ketat ini adalah menjaring perwakilan terbaik untuk tingkat nasional. Tim dari BPIP juga akan turun langsung memantau proses seleksi di provinsi untuk memastikan standar nasional terpenuhi.

Nantinya, akan terpilih tiga pasang (enam orang) yang akan mendapatkan fasilitasi biaya dari BPIP, mulai dari tiket pesawat hingga penginapan, sebelum akhirnya ditetapkan satu pasang terbaik yang akan mewakili Provinsi Papua Barat pada pengibaran bendera di Istana Negara pada peringatan detik-detik Proklamasi.

Dalam prosesnya, Kawer mengakui adanya tantangan anggaran yang dihadapi oleh beberapa kabupaten, sehingga menyulitkan daerah mengirim peserta. Ia mencontohkan, seperti Kabupaten Pegunungan Arfak yang tidak mengirimkan peserta selama tiga tahun berturut-turut.

Guna memastikan objektifitas dan kualitas hasil seleksi, pihak Badan Kesbangpol melibatkan berbagai mitra strategis. Tahun ini, tim panitia menggandeng pelatih dari Kodam XVIII/Kasuari, tim medis dari RSUP Papua Barat, serta Purna Paskibraka melalui rekomendasi dari Dewan Pembina Purna Paskibraka Indonesia (DPPI). (len)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 156 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Anisto Dorong Revisi Perdasus DBH Migas Secepatnya

16 April 2026 - 20:15 WIB

DPRP Percepat Bahas Perdasi Tentang Pengadaan Barang dan Jasa Bagi Pengusaha OAP

16 April 2026 - 12:33 WIB

Kawal Revisi Perdasus DBH Migas, Sase: Keadilan Fiskal untuk Teluk Bintuni

16 April 2026 - 12:14 WIB

Sase Pertanyakan Progres 145 Kampung Persiapan Teluk Bintuni

16 April 2026 - 11:14 WIB

DPRP Papua Barat Bentuk Pansus LKPJ, Irsan Lie Terpilih sebagai Ketua

15 April 2026 - 18:08 WIB

Susun Rekomendasi, DPD RI Kumpul Forkopimda dan Perusahaan Migas di Papua Barat

14 April 2026 - 12:04 WIB

Trending di Berita Daerah
error: Content is protected !!