Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 22 Agu 2025 21:54 WIB ·

Pemprov Apresiasi Kegiatan FGM GKI Teluk Bintuni di Meyado


 Kegiatan membagikan makanan tambahan di Jemaat GKI Meyado, dalam rangka pencegahan stunting. Perbesar

Kegiatan membagikan makanan tambahan di Jemaat GKI Meyado, dalam rangka pencegahan stunting.

MANOKWARI, Mangrove.id| Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat, dr. Alwan Rimosan, Sp.B, FINACS, mengapresiasi kegiatan penyerahan bantuan makanan tambahan yang dilakukan pengurus DPC FGM GKI Kabupaten Teluk Bintuni di distrik Meyado pada 19 Agustus lalu.

Dia menilai, kegiatan tersebut telah membantu pemerintah dalam upaya mencegah stunting, sekaligus ikut serta mengkampanyekan visi Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan tentang ‘Papua Barat Sehat’.

“Yang teman-teman lakukan, dalam menyalurkan bantuan tersebut, menurut kami sangat membantu. Dalam arti, teman-teman dari FGM GKI telah ikut mengintervensi dalam rangka menurunkan angka stunting,” ucap dr. Alwan kepada wartawan di Manokwari, Kamis (21/8).

Kegiatan tersebut, ia mengatakan, telah menjadi tanda kemitraan yang dibangun oleh kedua pihak. Untuk itu, ia berharap kemitraan ini terus terjalin, dan tidak berhenti sampai disini.

“Peran serta stakeholder khususnya teman-teman FGM GKI sangat membantu kami. Maka itu, menurut hemat kami, penting sekali ada kerjasama tripartit (tiga pihak),” jelasnya.

“Mungkin bisa kita buat semacam MoU antara pemerintah, Gereja dan FGM GKI. Sehingga program ini berjalan terus,” ulasnya.

Di sisi lain, mantan dokter spesialis di RSUD Teluk Bintuni itu mengatakan, keterlibatan FGM GKI Teluk Bintuni juga bisa memberikan pengaruh positif dalam hal pengawasan.

Ia mencontohkan, ketika di lingkup jemaat, ada yang terindikasi stunting atau masalah gizi yang lain, bisa secepatnya dilaporkan, sehingga bisa segera diintervensi.

“Dalam visi Papua Barat Sehat ini, salah satu misinya adalah menurunkan angka stunting, cakupan skrining kesehatan meningkat dan eliminasi ATM (AIDS, TBC dan Malaria). Maka perlu adanya kolaborasi lintas sektor atau multi sektoral,” pungkasnya. (len)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dirjen Keuda Kemendagri Tekankan Sinergi dan Akuntabilitas dalam Musrenbang Otsus Teluk Bintuni

23 April 2026 - 23:29 WIB

Kepala BKN RI: Kepala Daerah Bisa Ganti Kepala OPD dalam 6 Bulan, Tak Perlu Tunggu 2 Tahun

21 April 2026 - 13:29 WIB

Solusi Papua Barat Menuju Kemandirian Ditengah Ketergantungan Fiskal

21 April 2026 - 06:24 WIB

Pansus LKPJ DPRP Papua Barat Mulai Bedah Dokumen Pemerintah

20 April 2026 - 20:07 WIB

Pelantikan Jabatan oleh Bupati Teluk Bintuni Tidak Bertentangan dengan Otonomi Khusus

18 April 2026 - 22:44 WIB

YLBH Sisar Matiti Dukung Bupati Anisto Soal Revisi Perdasus DBH Migas

17 April 2026 - 16:57 WIB

Trending di Pemerintahan
error: Content is protected !!