Menu

Mode Gelap

Info Tanah Papua · 18 Jul 2025 19:36 WIB ·

Cara Klasis GKI Teluk Bintuni Siapkan Generasi Emas Sisar Matiti


 Waket Klasis GKI Teluk Bintuni, Pnt. Jane Fimbay saat menabuh tifa tanda dibukanya kegiatan secara resmi, Jumat. Perbesar

Waket Klasis GKI Teluk Bintuni, Pnt. Jane Fimbay saat menabuh tifa tanda dibukanya kegiatan secara resmi, Jumat.

TELUK BINTUNI, Mangrove.id| Klasis GKI Teluk Bintuni menggelar kegiatan Kursus Dasar bagi Guru-guru Sekolah Minggu (SM), yang berlangsung selama dua hari (18 – 19 Juli) di gedung gereja Jemaat GKI Via Dolorosa.

Kegiatan ini merupakan salah satu cara klasis dalam keikutsertaannya bersama pemerintah daerah, menyiapkan generasi emas Sisar Matiti di masa mendatang.

Dibuka Wakil Ketua Klasis GKI Teluk Bintuni, Penatua (Pnt) Jane Fimbay, Jumat (18/7), Kursus Dasar ini diikuti puluhan Guru SM dari jemaat-jemaat di empat lingkungan pelayanan klasis.

Sekretaris Komisi Pelayanan dan Pembinaan Jemaat (KP2J) Klasis GKI Teluk Bintuni, Pdt. Piter Solissa selaku komisi teknis, saat dikonfirmasi wartawan, menyebut kegiatan ini sangat penting.

Ia menjelaskan, kursus dasar bagi Guru SM merupakan tahapan yang dilakukan gereja dalam rangka meningkatkan kompetensi Guru SM.

“Kegiatan ini adalah kelanjutan dari Kursus Dasar sebelumnya. Dan setelah ini, akan dilaksanakan Kursus Lanjutan sekaligus Retret pada tanggal 22 Agustus mendatang,” ungkap Pdt Solissa yang dijumpai di sela kegiatan.

Pdt Solissa menerangkan, Kursus Dasar bagi Guru SM, seyogyanya menjadi domain jemaat. Namun, berhubung masih ada jemaat yang belum melaksanakan, sehingga untuk kali ini ditangani Komisi KP2J.

Alasan klasis melaksanakan Kursus Dasar ini, dikarenakan Kursus Lanjutan yang menjadi domain klasis, akan dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus. Sementara, syarat bagi Guru SM untuk mengikuti Kursus Lanjutan ini, salah satunya sudah mengikuti Kursus Dasar.

“Inisiatif klasis melaksanakan Kursus Dasar ini, sebenarnya sangat membantu jemaat-jemaat dari segi anggaran dan waktu,” jelas Pdt. Solissa.

Lebih lanjut dijelaskan Pdt Solissa, upaya gereja meningkatkan kompetensi Guru-guru SM, sangatlah memiliki arti dan tujuan.

Dimana, GKI di Tanah Papua sebagai gereja terbesar yang ada di Tanah Papua memiliki tanggung jawab dan peran yang sangat strategis dalam menyiapkan generasi penerus gereja yang takut akan TUHAN.

“Kalau di gereja anak-anak moralnya baik, tentu dampaknya akan terlihat dalam kehidupan bermasyarakat. Dan sudah menjadi kewajiban kami dari gereja, untuk ikut menciptakan generasi bangsa yang berkualitas,” pungkasnya.

Dalam kursus dasar ini, ada beberapa materi yang dipelajari oleh Guru-guru SM. Diantaranya, tentang panggilan, pedoman pelayanan Persekutuan Anak dan Remaja (PAR), hingga metode mengajar menggunakan alat peraga. (len)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 134 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kreativitas Ibu-ibu PW Merangkai Bunga Hidup di Lomba HUT ke-100 Klasis

7 Februari 2026 - 09:39 WIB

Lomba Masak Diikuti Kaum Bapak, Pdt Solissa: Tugas Bapak Tidak Sebatas Cari Nafkah

7 Februari 2026 - 09:34 WIB

Ikaros Dimara: Ada Pemberdayaan Potensi Lokal di Kegiatan Perlombaan

7 Februari 2026 - 09:29 WIB

Warga Jemaat GKI se Lingkungan I Klasis Antusias Mengikuti Jalan Santai

7 Februari 2026 - 06:35 WIB

Sertijab 13 Kepala Distrik, Bupati Bintuni Ingatkan Tugas Penghubung

26 Januari 2026 - 13:49 WIB

Jemaat Ebenhaezer Sigerau Terima Penghargaan Sinode, Ukir Sejarah

5 Desember 2025 - 12:15 WIB

Trending di Info Tanah Papua
error: Content is protected !!