Menu

Mode Gelap

Berita Daerah · 2 Des 2024 21:47 WIB ·

Bupati Kokop Pastikan Pemerintah Akan Tetap Bersinergi Dengan GKI di Tanah Papua


 Bupati Teluk Bintuni, Matret Kokop saat memberikan sambutan di Raker ke-3 Klasis GKI Teluk Bintuni, Senin. Perbesar

Bupati Teluk Bintuni, Matret Kokop saat memberikan sambutan di Raker ke-3 Klasis GKI Teluk Bintuni, Senin.

TELUK BINTUNI, Mangrove.id| Rapat Kerja (Raker) ke-3 Klasis GKI Teluk Bintuni tahun 2024 resmi dilaksanakan di Jemaat GKI Pniel Banjar Ausoy, Manimeri, Senin (2/12).

Anggota Badan Pekerja Sinode GKI di Tanah Papua Wilayah XII, Pendeta Rosalie Wamafma, S.Th, M.Mis, membuka iven tahunan tersebut yang disaksikan seluruh tamu undangan dan para utusan jemaat.

Raker tersebut akan menjadi wadah bagi para delegasi dari 54 jemaat di 4 wilayah pelayanan, untuk menyatukan persepsi, menyusun program pelayanan satu tahun kedepan.

Bupati Teluk Bintuni, Matret Kokop menilai Raker ke-3 Klasis GKI Teluk Bintuni sangat penting. Pasalnya, melalui rapat ini gereja di tingkat klasis akan mengevaluasi program yang sudah berjalan, serta menyusun program yang akan dilakukan.

“Kami sangat berharap gereja juga memahami, beberapa isu strategis yang selalu digumuli pemerintah. Seperti, masalah ketidakadilan, kemiskinan dan kesejahteraan,” harap Bupati saat memberikan sambutan.

Berkaitan dengan isu-isu strategis tersebut, Bupati mengajak seluruh umat GKI di tingkat Klasis Teluk Bintuni untuk memadukan setiap program pelayanan dalam rangka memecahkan persoalan yang ada.

Oleh karenanya, Bupati meyakini, bahwa momentum Raker ini akan menjadi wadah yang tepat guna menghasilkan suatu hal positif bagi kemajuan kabupaten Teluk Bintuni.

Sebagai mitra pemerintah, Bupati menyatakan, sudah menjadi tanggung jawab dan komitmen pemerintah untuk tetap membantu setiap kegiatan-kegiatan GKI di Tanah Papua di Klasis Teluk Bintuni, sesuai dengan kemampuan pemerintah.

“Lewat kesempatan ini, kami menyampaikan terima kasih kepada semua Hamba Tuhan yang telah bekerja keras menjalankan visi dan misi gereja untuk menyelamatkan umat Tuhan yang adalah masyarakat kabupaten Teluk Bintuni,” pungkasnya. (wanma)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Anggaran P2TIM TB Dinilai Pemborosan, Publik Minta Pemerintah Hentikan Kerjasama

23 April 2026 - 17:39 WIB

Solusi Papua Barat Menuju Kemandirian Ditengah Ketergantungan Fiskal

21 April 2026 - 06:24 WIB

Sekda Papua Barat Ajak Tokoh Lintas Agama Jaga Kondusivitas Daerah

15 April 2026 - 12:57 WIB

Susun Rekomendasi, DPD RI Kumpul Forkopimda dan Perusahaan Migas di Papua Barat

14 April 2026 - 12:04 WIB

Urgent ! Bupati Bintuni Minta DPD RI Advokasi Persoalan Kelistrikan dan Tenaga Kerja

14 April 2026 - 11:57 WIB

Sase Gelar Open House di Bintuni, Jadikan Idul Fitri Momentum Saling Memaafkan

23 Maret 2026 - 08:54 WIB

Trending di Berita Daerah
error: Content is protected !!