Menu

Mode Gelap

Berita Daerah · 22 Jul 2024 09:42 WIB ·

Jaga Citra Lembaga sebagai Yang Terbaik, Kajari Ayomi Ajak Staf Memotivasi Diri Sendiri


 Insan Adhyaksa Kejari Teluk Bintuni menunjukkan kebersamaan sebagai tim yang solid. Perbesar

Insan Adhyaksa Kejari Teluk Bintuni menunjukkan kebersamaan sebagai tim yang solid.

BINTUNI, Mangrove.id| Kejaksaan Agung Republik Indonesia dalam kurun waktu lima tahun ini, telah mengukir sejarah. Dimana, kejaksaan di era Jaksa Agung, ST. Burhanuddin menjadi lembaga penegak hukum yang paling dipercaya publik.

Pasalnya, sepanjang tahun 2023 lembaga penegak hukum yang satu ini sukses menorehkan berbagai prestasi pengungkapan perkara-perkara besar (Big Fish) yang nilai keseluruhan kerugian perekonomian dan kerugian negaranya mencapai Rp 152 Triliun.

Dalam perjalanan tahun 2023, pengungkapan kasus kakap seperti Jiwasraya, Asabri, Tol MBZ, BTS 4G, Minyak Goreng dan lain-lain, menunjukkan keberanian dan ketegasan dari sosok ST Burhanuddin.

Dengan deretan pencapaian ini, patut menjadi pemantik semangat seluruh insan Adhyaksa untuk lebih mengembangkan diri, inovatif serta humanis dalam menjaga kedaulatan negara lewat penegakan hukum yang modern menuju Indonesia Emas.

Secara khusus, pencapaian prestisius ini sebaiknya menjadi spionase bagi insan Adhyaksa di lingkup Kejari Teluk Bintuni untuk memotivasi diri agar menjadi insan penegak hukum yang terbaik.

Hal ini menurut Kajari Teluk Bintuni, Jusak E. Ayomi, menjadi penting disikapi serius guna menjaga status kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang terpercaya di mata publik khusus di tanah Sisar Matiti.

Namun demikian, Kajari berpandangan, motivasi sebaiknya timbul dari diri masing-masing insan Adhyaksa dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya sehari-hari.

“Motivasi sejatinya itu timbul dari diri masing-masing. Artinya, kalau motivasi itu datangnya dari orang lain, sebentar saja pasti hilang. Ibarat kita mandi, basahnya sebentar saja, setelah itu kering kembali.,” ucap Kajari, Senin (22/7/2024).

Kajari menyatakan, motivasi itu bisa berhasil apabila motivasi yang diberikan dapat dipakai oleh para staf untuk memotivasi dirinya. Dengan demikian menurutnya, akan ada dampaknya.

Berkaitan dengan komitmen menjaga prestasi yang ada, Kajari berkata, seluruh kepala seksi di masing-masing bidang tugas, akan ditekankan untuk menjalankan tupoksinya sesuai peraturan yang ada.

“Ini semua demi untuk menuju Indonesia Emas sebagaimana tema HBA tahun ini,” ujarnya.

Di kesempatan ini, Kajari menerangkan, bahwa kejaksaan telah bertransformasi dalam menjalankan tupoksinya. Dimana, penegakan hukum represif bukan semata-mata menjadi yang utama saat ini, melainkan lebih kepada upaya pencegahan dan penyelesaian perkara lewat restoratif justice.

“Contohnya, pendampingan dana desa, jaksa masuk sekolah, restoratif justice, ikut menyelesaikan persoalan-persoalan melalui pendekatan kearifan lokal, pengawalan dan pengamanan proyek-proyek strategis nasional maupun daerah dan lain-lain,” pungkas Kajari. (wanma)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Semarak HUT ke-23, PWI Teluk Bintuni Terjunkan 6 Delegasi di Lomba Domino

6 Juni 2026 - 18:07 WIB

Keberagaman Suku dan Budaya Adalah Kekuatan Utama Pembangunan Teluk Bintuni

6 Juni 2026 - 18:06 WIB

Polisi Segera Periksa Plt Kadis PUPR Papua Tengah

5 Juni 2026 - 11:45 WIB

Polisi Angkat Bicara Soal LP Dugaan Pemalsuan Dokumen Oleh Oknum BP. Berau Ltd

5 Juni 2026 - 10:44 WIB

580 Hari Berlalu, Kuasa Hukum Sebut LP Pemalsuan Surat Oknum BP. Berau Masih “Jalan Ditempat”

5 Juni 2026 - 10:13 WIB

Advokad dan Konsultan Hukum, Rustam SH., CPCLE

Krisis Basis Data OAP dan Masa Depan Otonomi Khusus Papua

28 Mei 2026 - 12:36 WIB

Trending di Berita Daerah
error: Content is protected !!