Menu

Mode Gelap

Ekonomi dan Bisnis · 2 Agu 2023 05:16 WIB ·

Dinas Perikanan Teluk Bintuni Tidak Tahu Kebutuhan Bahan Baku Pabrik Pengalengan


 Dinas Perikanan Teluk Bintuni Tidak Tahu Kebutuhan Bahan Baku Pabrik Pengalengan Perbesar

Mangrove.id| Dinas Perikanan Kabupaten Teluk Bintuni, mengaku tidak mengetahui secara pasti kebutuhan bahan baku pabrik industri pengalengan makanan Bio Bintuni berupa ikan, kepiting dan udang.

Pasalnya, selaku Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki domain mengelola sumber daya perikanan, dinas terkait tidak pernah dilibatkan untuk membicarakan kuota bahan bakunya.

“Sementara, yang bergerak di bidang ini kan Dinas PMK. Mungkin nanti mereka akan komunikasikan dengan kami. Yang jelas, sampai saat ini belum ada,” ucap Plt Kepala Dinas Perikanan Teluk Bintuni, Derek Mecibaru kepada Wartawan yang ditemui usai mengikuti apel kesiapan pelaksanaan HUT RI ke-78 di gelanggang Argosigemerai, Selasa (1/8/2023).

Ia berpendapat, kelangsungan bisnis makanan kaleng Bio Bintuni, sejatinya memerlukan koordinasi intensif diantara berbagai pihak, khususnya instansi-instansi di lingkup Pemkab Teluk Bintuni.

Hal ini dilakukan agar ada kepastian pembagian tugas dan wewenang sesuai tupoksi masing-masing instansi pemerintah, guna menghindari adanya kesan ego sektoral di mata publik.

Disamping itu, ia mengatakan, kolaborasi antar instansi pemerintah sangat penting, agar memberikan dorongan yang lebih kuat terhadap program dan kebijakan pemerintah, demi capaian visi dan misi kepala daerah.

“Perlu ada koordinasi, sebab kami punya nelayan ini harus kami data, siapa-siapa saja yang mau untuk mensuplai hasil tangkapannya ke pabrik. Tapi, kelompok-kelompok nelayan ini belum terdaftar. Artinya yang siap untuk menjual hasilnya ke pabrik, ini kami belum tahu,” ungkapnya.

Meski dengan berbagai polemik yang ada, Mecibaru menegaskan pihaknya pasti akan mendukung penuh pabrik pengolahan makanan tersebut, apabila dilibatkan. Kaitan dengan itu, menurutnya, koordinasi menjadi solusi, agar ada kepastian pembagian tugas dan wewenang.

“Intinya untuk melibatkan masyarakat nelayan ini, tentu kami membutuhkan dukungan anggaran. Minimal, kami bisa lakukan sosialisasi. Yang jelas, pada prinsipnya, kami siap mendukung bisnis ini,” tandasnya.

Untuk diketahui, belum ada klarifikasi dari Kepala Dinas PMK Teluk Bintuni, Haris Tahir seputar persoalan-persoalan yang muncul berkaitan dengan pengelolaan pabrik tersebut. Sebab, hingga berita ini dirilis, yang bersangkutan masih berada di luar daerah. (Wanma)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 260 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Horee!! Lapangan Futsal Paling Keren Hadir di Bintuni

23 Maret 2024 - 20:04 WIB

BI Papua Barat Memberikan Pemahaman Penting Mengenai Mata Uang

22 Agustus 2023 - 16:46 WIB

SKK Migas-Pertamina EP KSO Petroenergy Utama Wiriagar Tajak Sumur Ekplorasi WPL-3X, Kab. Teluk Bintuni

8 Agustus 2023 - 18:56 WIB

Ada yang Aneh dengan Pengelolaan Pabrik Makanan Kaleng Bio Bintuni

29 Juli 2023 - 17:30 WIB

Kadin PMK Bintuni Minta Maaf Terkait Produk Makanan Kaleng Yang Tidak Sesuai Isi Dan Label

15 Juli 2023 - 16:02 WIB

Makanan Kaleng Bio Bintuni Tidak Sesuai Label Produksi, Label Kepiting Saos Tiram Isinya Ikan Kuah Congge

15 Juli 2023 - 13:53 WIB

Trending di Ekonomi dan Bisnis
error: Content is protected !!