Menu

Mode Gelap

Nasional · 29 Apr 2026 06:03 WIB ·

BPH Migas Perketat Pengawasan BBM Subsidi di Teluk Bintuni


 BPH Migas Perketat Pengawasan BBM Subsidi di Teluk Bintuni Perbesar

TELUK BINTUNI, mangrove.id| Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Bambang Hermanto, menegaskan komitmennya untuk memastikan distribusi BBM subsidi tepat sasaran melalui monitoring di Teluk Bintuni dan Manokwari, Senin (27/4/2026). Pengecekan ini meliputi ketersediaan stok, standar kualitas produk Solar dan Pertalite, serta kepatuhan prosedur penyaluran.

Bambang menyoroti beberapa poin krusial dalam kunjungan tersebut, diantaranya: Konflik di Timur Tengah memengaruhi jalur distribusi minyak dunia, sehingga masyarakat diimbau menggunakan energi secara bijak.

Ia menegaskan, BPH Migas akan memanfaatkan data transaksi digital untuk mendeteksi anomaly, serta sanksi tegas menanti penyalur yang terbukti melakukan pelanggaran, meskipun masih ada SPBU yang menggunakan sistem manual karena keterbatasan sarana.

Menanggapi permintaan Pemkab Teluk Bintuni terkait penambahan kuota, BPH Migas akan melakukan evaluasi mendalam berdasarkan jumlah penduduk, populasi kendaraan, dan realisasi distribusi tahun sebelumnya.

BPH Migas bersama Komisi XII DPR RI mengajak masyarakat aktif melaporkan indikasi penyimpangan agar pengawasan berjalan maksimal. (len)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wartawan Didorong Kawal Akses Pasar Petani ke Perusahaan Raksasa di Bintuni

29 April 2026 - 07:02 WIB

Di Momen Harlah PMII ke-66, Amar Letsubun Tuntut Kembalikan Konstitusi Organisasi

26 April 2026 - 19:07 WIB

Dewan Pers dan Kemenkum Perkuat Sinergi: Karya Jurnalistik Adalah Karya Intelektual

24 April 2026 - 21:11 WIB

Papua Barat Butuh Perda Tambang Rakyat berbasis OAP

22 April 2026 - 00:57 WIB

DIGITALISASI PEMBAYARAN

16 April 2026 - 20:02 WIB

Kementerian Dilibas, Kejati PB Tahan Tersangka Korupsi Gedung SMK Kehutanan

15 April 2026 - 17:57 WIB

Trending di Hukum dan Kriminal
error: Content is protected !!