Menu

Mode Gelap

Ekonomi dan Bisnis · 10 Mar 2023 07:36 WIB ·

Akhirnya, Minyak Tanah Subsidi di Teluk Bintuni Kembali ke Harga Semula Rp 6.000/Liter


 Akhirnya, Minyak Tanah Subsidi di Teluk Bintuni Kembali ke Harga Semula Rp 6.000/Liter Perbesar

Mangrove.id| Harga Minyak Tanah Bersubsidi di Kabupaten Teluk Bintuni sejak Januari 2023 lalu naik dari harga semula Rp 6.000/liter menjadi Rp 8.000/liter.

Kenaikan ini, didasari surat keterangan yang dikeluarkan Pemda Teluk Bintuni dalam hal ini Dinas Perindagkop dan UKM tertanggal 29 Desember 2022 lalu.

Alasan Pemerintah menaikkan harga Minyak Tanah Bersubsidi, dipicu permintaan para agen minyak tanah di Bintuni, yang katanya akan mendapat sanksi dari Pertamina jika tidak menaikkan harga.

Kendati telah ditetapkan harga baru, nyatanya harga tersebut hanya bertahan selama dua bulan. Sebab, sekarang harga jual Minyak Tanah Bersubsidi di Kabupaten Teluk Bintuni telah kembali ke harga sebelumnya, yakni Rp 6.000/Liter.

Perubahan ini, sebagaimana surat Dinas Perindagkop dan UKM Teluk Bintuni yang baru, Nomor :510/158/2023, dimana disebutkan bahwa harga jual minyak tanah Rp 6.000/liter mulai berlaku terhitung tanggal 8 Maret 2023.

Dasar diterbitkannya surat ini adalah hasil rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Teluk Bintuni, yang menyikapi kenaikan harga komoditas akibat dipicu naiknya harga BBM.

Perlu diketahui, dalam surat tersebut, seluruh agen BBM khususnya Minyak Tanah Bersubsidi di Kabupaten Teluk Bintuni diinstruksikan untuk mengembalikan harga jual Minyak Tanah ke harga Rp 6.000/Liter.

Jika tidak mengindahkan instruksi ini, Pemerintah mengancam akan mencabut izin usaha yang bersangkutan. (Wanma)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 344 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

UML Kota Sorong Uji Tera Mesin Pompa BBM di Bintuni

4 Mei 2026 - 17:38 WIB

Dihadapan Bupati, Pihak SPBU Tisay Keluhkan Pengajuan Penambahan Kuota yang Tidak Dijawab

22 April 2026 - 21:31 WIB

Pemda Temukan Ada Praktik ‘Aji Mumpung’ Saat Sidak di Pasar

22 April 2026 - 21:29 WIB

Solusi Papua Barat Menuju Kemandirian Ditengah Ketergantungan Fiskal

21 April 2026 - 06:24 WIB

Jejak Solar Subsidi: Dari Manokwari ke Bintuni, Dijual Hingga Empat Kali Lipat

15 April 2026 - 20:13 WIB

Wacanakan Bisnis Sampah Plastik, Perusda Targetkan ‘Cuan’ Sekaligus Edukasi Lingkungan

20 Februari 2026 - 09:10 WIB

Trending di Ekonomi dan Bisnis
error: Content is protected !!