Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 8 Nov 2022 13:34 WIB ·

Wabup Matret Kokop Pimpin Apel Gabungan, Tampak Beberapa Pimpinan Tidak Mengikuti Apel


 Wabup Matret Kokop Pimpin Apel Gabungan, Tampak Beberapa Pimpinan Tidak Mengikuti Apel Perbesar

Mangrove.id| Wakil Bupati Teluk Bintuni Matret Kokop,pimpin apel gabunggan dihadiri pimpinan dan staf organisai perangkat daerah (OPD) dilingkungan pemda Teluk Bintuni, dilapangan Kantor Bupati Sp3, Distrik Menimeri, Senin (7/11/2022).

Dalam Amanat Wakil Bupati Matret Kokop mengatakan Pengawai semakin banyak tetapi kenapa yang hadir diapel gabunggan  kurang lebih 100 orang.

“Apa belum sadar kalau setiap bulan terima gaji dari pemerintah  jangan pikir proyek, Agar kepala dinas pro aktif  terhadap bahawannya” ujar wabup.

Selanjutnya wabup menyampaikan kita menjaga kabupaten Teluk Bintuni  dengan baik, bersama Proaktif bersama dengan badan pemeriksaan keuangan(BPK-RI),kehadiran badan pemeriksaan keuangan (BPK-RI)  di kabupaten Teluk Bintuni untuk memberikan pembinaan kepada semua OPD  yang sudah menunjuk PPK dan Bendahara.

Sementara terkait dengan inflasi untuk dinas terkait agar segera melakukan ketersedian bahan pokok,dikarenakan barang sudah turun harga masih tetap naik,selanjutnya kesiapan pasca natal dan tahun Baru dipersiapkan agar tidak menimbulkan persoalan, tutur wabup.

Selanjutnya untuk dinas perindakop,wabup berpesan agar segera menertibkan pasar-pasar.

“Saya tidak perlu bicara lagi, harus begini atau begitu, karena bukan anak kecil lagi. Karena masing-masing sudah punya tanggung jawab dan tugas” Ucap wabup

“Mari kita berusaha perbaiki kabupaten Teluk Bintuni, kita atur semua dengan baik, kita harus ikuti prosedur kalau tidak mengikuti prosedur nanti kita kena disc”

Terlihat beberapa pimpinan daerah tidak mengindahkan undangan apel gabunggan yang dipimpin langsung oleh Wakil bupati, Maret Kokop.

Terkait dengan inflansi dan stanting pada tahun 2023 harus turun dan sementara soal kemiskinan Exstrim, kita sudah melakukan penaganannya tapi kenapa tidak dilaporkan keprovinsi akhirnya nama kabupaten Teluk Bintuni masih merah terus, dan pada akhirnya kita diagap tidak bekerja,imbuhnya.

“Terkait invlasi dan kemiskinan Extrim saya sudah laporkan pada tanggal 28 september 2022 pada saat arahan bapak Presiden, Terima kasih Pasekda dengan Tim yang telah menyerahkan dokumen kepada saya dan saya sudah kirim dokumen langsung ke sekretariat Presiden” Ucap wabup.

Wabup berpesan agar semua bekerja untuk merubah wajah kabupaten teluk Bintuni, siapapun pimpinannya disetiap OPD, kasi, kabang dan staf Honorer hargai pimpinanmu mereka yang tanda tangan  kenaikan pangkat kalian, tutup wabup. (Susi)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 86 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dirjen Keuda Kemendagri Tekankan Sinergi dan Akuntabilitas dalam Musrenbang Otsus Teluk Bintuni

23 April 2026 - 23:29 WIB

Kepala BKN RI: Kepala Daerah Bisa Ganti Kepala OPD dalam 6 Bulan, Tak Perlu Tunggu 2 Tahun

21 April 2026 - 13:29 WIB

Solusi Papua Barat Menuju Kemandirian Ditengah Ketergantungan Fiskal

21 April 2026 - 06:24 WIB

Pansus LKPJ DPRP Papua Barat Mulai Bedah Dokumen Pemerintah

20 April 2026 - 20:07 WIB

Pelantikan Jabatan oleh Bupati Teluk Bintuni Tidak Bertentangan dengan Otonomi Khusus

18 April 2026 - 22:44 WIB

YLBH Sisar Matiti Dukung Bupati Anisto Soal Revisi Perdasus DBH Migas

17 April 2026 - 16:57 WIB

Trending di Pemerintahan
error: Content is protected !!