Menu

Mode Gelap

Politik · 13 Sep 2024 08:56 WIB ·

Seratus Persen Kursi Nasdem di Legislatif Diisi Tujuh Suku, Sase: Hanya Kami yang Mampu..


 Ketua DPW Partai Nasdem Papua Barat Daya, Petrus Kasihiw didampingi Ketua Bapilu DPW Partai Nasdem Papua Barat, Syamsudin Seknun ketika mengantar pasangan DAMAI mendaftar ke KPU Teluk Bintuni, Selasa kemarin. Perbesar

Ketua DPW Partai Nasdem Papua Barat Daya, Petrus Kasihiw didampingi Ketua Bapilu DPW Partai Nasdem Papua Barat, Syamsudin Seknun ketika mengantar pasangan DAMAI mendaftar ke KPU Teluk Bintuni, Selasa kemarin.

BINTUNI, Mangrove.id| Pemilu Legislatif 14 Februari lalu, menjadi momentum bagi Partai Nasdem membuktikan kepada publik di kabupaten Teluk Bintuni terkait keberpihakannya bagi Orang Asli Papua khususnya Tujuh Suku.

Komitmen itu terjawab, melalui lima caleg Partai Nasdem yang notabene Anak Asli Tujuh Suku berhasil merebut kursi di DPRD Teluk Bintuni periode 2024-2029, dan juga memastikan kursi ketua tetap milik Partai Nasdem dan milik Tujuh Suku.

Hasil ini tentu menjadi kebanggaan partai dengan slogan gerakan perubahan tersebut. Sebab, harapan dan perjuangan untuk memberdayakan OAP Tujuh Suku menjadi tuan di negerinya, sukses terwujud.

Lebih dari itu, tentu juga menjadi kebanggan seluruh masyarakat di kabupaten Teluk Bintuni dari berbagai latar belakang, yang peduli dan hingga kini masih eksis berjuang demi kepentingan OAP.

Dan bagi OAP Tujuh Suku, patut berbangga karena momentum ini, Sumber Daya Manusia (SDM) Tujuh Suku, membuktikan kapasitasnya memiliki daya saing yang patut diperhitungkan.

Wakil Ketua DPW Partai Nasdem Papua Barat, Syamsudin Seknun (Sase) menjelaskan, komitmen partainya dalam mendorong SDM OAP Tujuh Suku di lembaga legislatif, sesungguhnya sudah terlihat di periode 2019-2024.

Kala itu, Sase menyebut, Partai Nasdem berhasil merebut tujuh kursi di DPRD Teluk Bintuni dan menjadi partai dengan perolehan kursi terbanyak. Dari tujuh caleg yang terpilih saat itu, enam diantaranya merupakan Anak Asli Tujuh Suku.

“Hanya satu orang yang berasal dari Non OAP atas nama Stepanus Balubun. Namun, beliau juga bagian dari Tujuh Suku, karena istrinya adalah perempuan asal Wamesa,” terangnya kepada wartawan di Bintuni, Kamis (12/9).

Sase menyatakan, tren positif di periode 2019-2024 mampu dijaga oleh rekan-rekannya di DPD Partai Nasdem Teluk Bintuni, sehingga pada Pileg 2024, rekor baru berhasil dibuat dengan total seratus persen kursi diisi Anak Asli Tujuh Suku.

“Ini luar biasa bagi kami. Dan perlu diakui bahwa hanya kami Partai Nasdem yang mampu melakukannya. Sementara partai-partai lain, tidak memiliki keunikan seperti kami,” ucapnya bangga.

Dengan tren positif ini, Sase mengungkapkan, DPW Partai Nasdem Papua Barat kemudian memberikan penghargaan kepada DPD Partai Nasdem Teluk Bintuni. Penghargaan itu, berupa kewenangan untuk memutuskan komposisi alat kelengkapan dewan (AKD), secara musyawarah mufakat.

“Tak hanya itu, proses rekrutmen calon kepala daerah di tingkat DPD,  kami di DPW tidak mengintervensi. Melainkan kami berikan kebebasan kepada teman-teman di DPD, untuk berproses,” tambahnya.

Kendati demikian, dalam hal rekrutmen bakal calon bupati, pimpinan partai dalam hal ini DPW Partai Nasdem Papua Barat, mengingatkan DPD untuk sebisa mungkin mendorong Anak Asli Tujuh Suku.

“Alhamdulilah, seluruh prosesnya berjalan dengan baik dan hasilnya memenuhi ekspektasi. Itu didukung dengan hasil survei sebanyak dua kali, dimana bapak Daniel Asmorom menempati posisi puncak,” katanya.

Dukungan kepada Daniel Asmorom yang notabene Anak Asli Tujuh Suku dari Suku Moskona, Sase menyatakan, makin membuktikan komitmen Partai Nasdem di Teluk Bintuni, yang konsisten berjuang untuk mendorong SDM Tujuh Suku berdaya saing.

“Perlu dipahami juga,  bahwa prestasi ini tak lepas dari campur tangan kader terbaik Partai Nasdem, yaitu bapak Dr. Ir. Petrus Kasihiw, MT yang juga adalah Bupati Teluk Bintuni dua periode,” pungkasnya. (wanma)

Berikut catatan caleg terpilih dari Partai Nasdem, di dua periode berbeda,

Periode 2019-2024: Simon Dowansiba (Sougb), Nasarius Iba (Sougb), Romilus Tatuta (Kuri), Andreas Nauri (Irarutu), Jefri Orocomna (PAW-Moskona), Sopia Regina Yerkohok (Moskona) dan Stepanus Balubun (Non OAP).

Periode 2024-2029: Simon Dowansiba (Sougb), Nasarius Iba (Sougb), Romilus Tatuta (Kuri), Andreas Nauri (Irarutu) dan Jefri Orocomna (Moskona).

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 210 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ma’dika Ketua DPC PDI Perjuangan Bintuni, Markus Waran Ingatkan Kerja Sesuai Koridor

26 November 2025 - 15:00 WIB

Yohanis Manibuy di Konfercab PDI-P : Parpol Itu Jembatan Asmara

26 November 2025 - 09:27 WIB

Golkar Tetapkan Mujiburi Anshar Gantikan Alm. Arius Kemon di DPRK Bintuni

18 November 2025 - 15:03 WIB

Besok Sugandi Resmi Jabat Wakil Ketua, Sejumlah Menteri Beri Ucapan

25 Juni 2025 - 15:29 WIB

Reses di Waraitama, Ma’dika Terima Aspirasi Soal Irigasi dan Air Bersih

5 Juni 2025 - 21:23 WIB

Manu Horna: Hak Politik Saya sebagai OAP 7 Suku Telah Dirampas

27 Februari 2025 - 18:53 WIB

Trending di Politik
error: Content is protected !!