Menu

Mode Gelap

Hukum dan Kriminal · 24 Mei 2022 15:36 WIB ·

Rumah Dikabar, Ratusan Warga di Kabupaten Dogiyai, Papua Mengungsi


 Suasana rumah-rumah yang terbakar. (foto:Istimewa) Perbesar

Suasana rumah-rumah yang terbakar. (foto:Istimewa)

Mangrove.id| Ratusan warga di Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua pada Minggu (22/5) malam, terpaksa mengungsi di Mako TNI-Polri akibat rumah dan kios yang mereka tempati dibakar oleh sekelompok warga yang belum diketahui pasti asalnya.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

“Kejadian pembakaran rumah warga itu di dua lokasi, membuat sekitar 100 orang yang terdiri dari perempuan dan anak-anak mengungsi di Mako TNI-Polri di Kabupaten Dogiyai,” kata Kabid Humas Polda Papua melalui siaran Pers yang diterima media ini, Senin, (23/5).

Kamal menjelaskan kejadian berawal sekitar pukul 23.30 WIT, salah satu rumah warga di Jalan Trans Nabire Depan Bandara Kampung Ekemanida di lempari batu oleh orang tidak dikenal.

Mendapat laporan itu, anggota Polsek Kamu dengan menggunakan mobil Patroli menuju ke TKP dan mengevakuasi warga di Koramil Kamu. Anggota selanjutnya melaksanakan patroli ke Kompleks Pasar Ikebo dan Kampung Kimupugi sesampainya di depan Gereja Kingmi Ebenhezer anggota mendapat lemparan batu dan panah sehingga anggota mengeluarkan tembakan peringatan.

“Mereka melakukan pelemparan dan panah kepada anggota yang sedang melakukan patroli. Dari kejadian itu dua anggota TNI terluka akibat terkena panah,” kata Kombes Kamal.

Kemudian sekitar pukul 02.00 WIT dini hari, anggota mendapat laporan bahwa di Kampung Ikebo dan Kampung Kimupugi telah terjadi pembakaran rumah warga oleh massa.

Lebih lanjut dikatakan, awalnya warga yang melakukan pembakaran ini sudah bergabung dan akan membakar pasar namun tidak berhasil sehingga mereka melakukan pembakaran ke rumah warga sekitar.

“Belum bisa dipastikan ini dari kelompok mana yang melakukan pembakaran. Saat ini aparat gabungan masih melakukan penyelidikan,” ujar Kombes Kamal.

Ia juga mengatakan bahwa masyarakat yang hendak melakukan pembakar berupaya membakar lokasi yang tidak diamankan oleh petugas. Bahkan ada dugaan kantor Polsek yang menjadi Mako Polres Dogiyai juga menjadi sasaran yang akan dibakar.

Saat ini situasi pasca-kejadian aman dan kondusif, aparat keamanan di Kabupaten Dogiyai masih melakukan pengamanan di tempat kejadian dan meningkatkan patroli di sekitaran kota guna mengantisipasi pembakaran susulan.

“Hari ini sebanyak 1 SSK personel Brimob dan personel Polres Nabire di kirim ke Kabupaten Dogiyai untuk membackup Polres Dogiyai, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap Kabid Humas Polda Papua.

Atas kejadian itu ada sekitar 18 Unit rumah yang berlokasi di Kampung Ikebo dan Kampung Kimipugi ludes terbakar, namun beruntung tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut. (Humas)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Praktisi Sentil Sikap Kejari Manokwari, Pending P21 Lantaran Prapradilan

3 Maret 2026 - 12:41 WIB

YLBH SM Sebut Pembangunan Pengadilan Negeri Teluk Bintuni Harus Jadi Prioritas

21 Februari 2026 - 13:35 WIB

Kejati Beri Signal Kemungkinan Tersangka Baru di Korupsi Dermaga Marampa

21 Januari 2026 - 12:24 WIB

Di Sidang Praperadilan, Kuasa Hukum Harianto Sebut Polisi Keliru

8 Januari 2026 - 19:44 WIB

Polisi Ungkap Dugaan Korupsi di Setwan PBD, 5 Orang Jadi Tersangka

30 Desember 2025 - 13:05 WIB

Jaksa Eksekusi 5,8 M Lebih Uang Pengganti Kasus Korupsi Mogoy-Merdey

9 Desember 2025 - 16:21 WIB

Trending di Berita Daerah
error: Content is protected !!