Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 4 Nov 2025 21:16 WIB ·

Reses di Bintuni, Agustinus Orosomna Soroti Perdasus No. 22/2022


 Anggota DPRP Papua Barat, Agustinus Orosomna berpose bersama usai kegiatan, Selasa. Perbesar

Anggota DPRP Papua Barat, Agustinus Orosomna berpose bersama usai kegiatan, Selasa.

TELUK BINTUNI, mangrove.id| Anggota DPRP Papua Barat dari Fraksi Otsus, Agustinus Orosomna, menggelar masa reses ke-3 tahun 2025 di kabupaten Teluk Bintuni, Selasa (4/11).

Bertempat di kantor LMA Tujuh Suku, agenda reses dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat itu dihadiri sejumlah tokoh adat, MRP Papua Barat dan Pemda Teluk Bintuni.

Dalam sambutannya, Agustinus Orosomna menyoroti beberapa hal, mulai dari Perdasus No. 22 Tahun 2022 yang menuai polemik hingga persoalan P2TIM-TB.

Mengenai Dana Bagi Hasil (DBH) Migas dalam Perdasus No. 22 Tahun 2022, dia berpendapat, porsi yang didapat kabupaten Teluk Bintuni sebagai daerah penghasil sebesar menerima 22 persen, tidak sesuai.

“Seharusnya Teluk Bintuni mendapat 40–50 persen, karena kalau gas habis, masyarakat penghasil yang paling terdampak,” ujarnya.

Oleh sebab itu, dia akan mendorong pemerintah provinsi dan lembaganya untuk memperjuangkan revisi Perdasus tersebut, serta mengupayakan adanya regulasi 10 persen DBH Migas untuk kesejahteraan masyarakat adat.

Selain itu, dalam resesnya, Agus juga mengangkat isu soal investasi di Teluk Bintuni. Dalam konteks ini, dia mengajak masyarakat adat, untuk kedepankan dialog bersama pemerintah dan investor.

“Agar Proyek Strategis Nasional (PSN) seperti Genting Oil dan kelapa sawit, memberi manfaat nyata tanpa merugikan rakyat,” katanya.

Tak hanya itu, dana Otonomi Khusus (Otsus) tahun 2025 yang diterima kabupaten Teluk Bintuni sebesar Rp 156 miliar, Agustinus menekankan, penggunaannya harus tepat sasaran dan berpihak pada Orang Asli Papua utamanya Tujuh Suku.

“Mari bersatu dan melihat sisi positif. Hak-hak adat kita sudah diakui, kini saatnya kita maju bersama,” tandas Agus sembari menyebut kabupaten Teluk Bintuni memiliki sumber daya alam melimpah, terutama minyak dan gas bumi. (len)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 82 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Teluk Bintuni Berhasil Tekan Angka Kemiskinan Ekstrem

13 Mei 2026 - 14:36 WIB

Kepala BPS Papua Barat apresiasi Pemkab Bintuni berhasil menekan angka kemiskinan ekstrem.

Di Forum Miyajgema, Rheinhard Maniagasi Paparkan Isu Strategis 2026

10 Mei 2026 - 20:49 WIB

Gubernur Papua Barat Kejar Wewenang Perizinan Tambang Rakyat

9 Mei 2026 - 15:02 WIB

Gubernur Tegaskan Hasil Musrenbang 2027 Wajib Jadi Pedoman Seluruh Perangkat Daerah

8 Mei 2026 - 23:34 WIB

Kawal Program Strategis Pusat, Pangdam Soroti Pentingnya Sinergitas

8 Mei 2026 - 09:37 WIB

Angka Kemiskinan Papua Barat Terus Menurun, Pemprov Target 17,58 Persen di 2027

7 Mei 2026 - 09:29 WIB

Trending di Pemerintahan
error: Content is protected !!