Menu ✖

Mode Gelap

Lingkungan · 8 Okt 2026 19:01 WIB ·

Pemprov Dorong Ekowisata Mangrove Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw: Perlu Siapkan Kebijakan Operasional


 Petrus Kasihiw tengah menganyam daun sagu untuk dijadikan atap pondok di kampung Masina, Bintuni. Perbesar

Petrus Kasihiw tengah menganyam daun sagu untuk dijadikan atap pondok di kampung Masina, Bintuni.

MANOKWARI, mangrove.id| Pemerintah Provinsi Papua Barat tengah mendorong pengembangan ekowisata Mangrove di Kabupaten Teluk Bintuni sebagai klaster pariwisata baru. Agenda ini, sudah diakomodir OPD teknis dalam Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Provinsi Papua Barat.

Yayasan Lestari Suara Alam (YLSA) menilai kebijakan Pemerintah Provinsi Papua Barat tersebut merupakan peluang emas bagi pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Teluk Bintuni.

Hal itu disampaikan Dr. Ir. Petrus Kasihiw, MT selaku pemerhati lingkungan sekaligus Dosen Ilmu Lingkungan UNCRI Manokwari dan Pembina YLSA.

Menurut Kasihiw, peluang tersebut harus dimanfaatkan dengan baik mengingat potensi hutan mangrove Teluk Bintuni merupakan yang terluas kedua di dunia saat ini.

Karena itu, Pemerintah Daerah Teluk Bintuni, khususnya dinas terkait, perlu memberikan perhatian serius dan menyiapkan kebijakan operasional sebagai implementasi teknis dari Perda Provinsi dimaksud.

“Ini merupakan peluang emas bagi pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Teluk Bintuni, khususnya masyarakat adat 7 Suku,” kata Kasihiw kepada wartawan melalui sambungan telepon, Kamis (8/10/2026).

Ia menambahkan, kebijakan tersebut akan menjadikan Mangrove Teluk Bintuni sebagai destinasi wisata yang berpotensi menguntungkan daerah dari segi pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya pendapatan masyarakat.

“Kebijakan ini akan menjadikan Mangrove Teluk Bintuni sebagai destinasi wisata yang berpotensi mendatangkan pendapatan bagi daerah dan masyarakat,” jelas mantan Bupati Teluk Bintuni dua periode tersebut.

YLSA berharap pemerintah dan masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni dapat bersinergi menjaga kelestarian Mangrove dalam rangka mengembangkan potensi wisata daerah. (len)

Artikel ini telah dibaca 75 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

MENUJU INVESTASI BERKEADILAN DAN “BENTENG TERAKHIR” EKONOMI HIJAU DI PAPUA BARAT

20 April 2026 - 20:21 WIB

Mudasir Braweri: Sebyar Butuh Air Bersih dan Fasilitas Sanitasi yang Layak

21 Februari 2026 - 18:15 WIB

Polres Teluk Bintuni Tanam Ribuan Bibit Mangrove Depan Terpadu Kawasan Kampung Nusantara ll

23 Agustus 2023 - 14:48 WIB

Cagar Alam Mangrove di Bintuni Rusak, Diduga Akan Jadi Lahan Bisnis

3 Maret 2023 - 07:06 WIB

Sampah Sudah Dibersihkan, Warga Kota Bintuni Merasa Nyaman

22 Juli 2022 - 22:19 WIB

Climate Rangers Surabaya Desak BNI Stop Danai Batu Bara

22 Maret 2022 - 05:42 WIB

Trending di Lingkungan
error: Content is protected !!