Menu

Mode Gelap

Berita Daerah · 2 Mei 2026 22:36 WIB ·

Dominggus Mandacan: Orang Arfak Harus Jadi Berkat bagi Semua Orang


 Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si saat memberi arahan kepada masyarakat Moskona, Sabtu. Perbesar

Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si saat memberi arahan kepada masyarakat Moskona, Sabtu.

TELUK BINTUNI, mangrove.id| Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si yang juga adalah Kepala Suku Besar Arfak, menekankan pentingnya masyarakat Arfak menjadi berkat bagi sesama.

Hal itu dikatakan Gubernur saat tatap muka bersama pemerintah dan masyarakat dari tiga distrik, yakni Merdey, Biscoop, dan Masyeta, yang berlangsung di Balai Distrik Merdey, Sabtu (2/5/2026).

Gubernur mengingatkan kembali sejarah masuknya Injil pada 5 Februari 1855 oleh hamba Tuhan, Ottow dan Geissler yang telah membawa berkat bagi tanah Papua, termasuk wilayah Arfak, Merdey, Moskona, Sougb, dan Meyah.

Menurutnya, setelah menerima berkat tersebut, kini saatnya masyarakat Arfak membalasnya dengan menjadi berkat bagi orang lain yang hidup berdampingan sejak dulu.

“Sekarang kita juga harus menjadi berkat bagi semua orang, terutama yang ada bersama kita,” ujar Gubernur saat memberi arahan.

Gubernur mengajak masyarakat Arfak untuk mengingat jasa orang-orang dari luar yang telah membawa perubahan sejak zaman dahulu. Ia menyebut, bahwa Tuhan menggunakan orang-orang dari luar tanah Arfak untuk datang membawa Injil dan peradaban bagi Orang Arfak.

Gubernur juga menyoroti peran penting para pendatang dalam kemajuan sektor-sektor vital, seperti di bidang pendidikan dan kesehatan, infrastruktur hingga politik.

“Tanpa bantuan orang lain, kita mungkin belum bisa mengenyam pendidikan dan mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai,” ujarnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab atas berkat yang telah diterima, Gubernur mengimbau keluarga besar Arfak untuk menjaga keamanan dan keselamatan semua orang yang bertugas di wilayah mereka, baik sebagai guru maupun petugas medis.

“Kita punya tanggung jawab untuk jaga mereka, jamin mereka punya keselamatan supaya mereka tinggal tenang di sini,” tegasnya.

Gubernur juga berharap, jika terjadi perselisihan, masyarakat harus mengedepankan cara-cara damai melalui duduk bersama sesuai dengan adat budaya Arfak, guna mencegah keributan atau perkelahian yang dapat memicu perpecahan.

“Kita harus bersatu menjaga persatuan di Tanah Arfak ini,” pesannya. (len)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 119 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

LMA Sebyar Sebut Alasan BP Ganti Konstruksi Kayu ke Baja Ringan Tidak Mendasar

18 Mei 2026 - 11:33 WIB

Ketua LMA Sebyar, Yohanis Bauw

LMA Dukung Polisi Ungkap Kasus Pemalsuan Surat Oknum BP Berau Soal Pembangunan 359 Rumah

16 Mei 2026 - 17:54 WIB

Ketua LMA Sebyar, Yohanis Bauw

Pemkab Teluk Bintuni Berhasil Tekan Angka Kemiskinan Ekstrem

13 Mei 2026 - 14:36 WIB

Kepala BPS Papua Barat apresiasi Pemkab Bintuni berhasil menekan angka kemiskinan ekstrem.

Tetap Ditahan Jaksa, PH Terdakwa Penganiayaan Tunjukan Bukti Penolakan WBP Karena Sakit

13 Mei 2026 - 14:26 WIB

Advokad dan Konsultan Hukum, Rustam SH., CPCLE

Polda Didesak Usut Tuntas LP Dokumen Palsu BP Berau Soal Pembangunan Ratusan Rumah di Bintuni

12 Mei 2026 - 13:21 WIB

Advokad dan Konsultan Hukum, Rustam SH., CPCLE

Wondama Sabet Medali Terbanyak di Turnamen Tenis Piala Gubernur Cup Papua Barat 2026

12 Mei 2026 - 13:08 WIB

Tim Tenis Wondama raih gelar kemenangan terbanyak di Turnamen Tennis Piala Gubernur Cup Papua Barat 2026.
Trending di Berita Daerah
error: Content is protected !!