TELUK WONDAMA, mangrove.id| Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama resmi menggelar Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 pada Jumat (10/4/2026). Acara itu dibuka Bupati Teluk Wondama, Elysa Auri, SE, MM, yang dihadiri Forkopimda, DPRK Teluk Wondama, para pejabat di lingkungan Pemkab Teluk Wondama hingga para tokoh di daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Auri menegaskan bahwa forum strategis ini bukan sekadar formalitas, melainkan ruang esensial untuk menjaring aspirasi seluruh pemangku kepentingan guna menyempurnakan arah kebijakan pembangunan daerah yang adaptif dan inklusif. Dengan mengusung tema “Penguatan Fondasi Transformasi Pembangunan Daerah melalui Peningkatan Kualitas SDM, Ekonomi Produktif Berbasis Potensi Lokal dan Penguatan Identitas Wondama sebagai Pusat Peradaban Pendidikan Papua”, Bupati mengingatkan soal tantangan pembangunan yang harus dihadapi.
Seperti, kualitas SDM yang perlu ditingkatkan, struktur ekonomi daerah yang masih bertumpu pada sektor primer hingga kesenjangan antarwilayah.
“Namun demikian, kita punya potensi besar yang harus kita optimalkan seperti kekayaan alam di sektor kelautan, perikanan dan pariwisata,” ujarnya. Bupati juga mengingatkan, tentang enam misi pemerintah daerah untuk mewujudkan visi Terwujudnya Kabupaten Teluk Wondama yang Aman, Sejahtera dan Bermartabat.
Oleh sebab itu, Bupati menekankan untuk memperkuat sektor layanan dasar pendidikan dan kesehatan demi melahirkan masyarakat Wondama yang sehat dan cerdas. “Mendorong hilirisasi, pemberdayaan UMKM, dan peningkatan nilai tambah komoditas unggulan di sektor kelautan, perikanan, serta pariwisata. Ketiga, meningkatkan konektivitas dasar untuk membuka akses antar-wilayah dan mengurangi kesenjangan pembangunan,” tambahnya.
Selain itu, seluruh perangkat daerah harus mengadaptasi sistem digital seperti SIPD dan SIKD untuk perencanaan yang transparan, berintegritas, dan berbasis kinerja pelayanan publik.
Lebih lanjut, Bupati menyatakan, pemerintah daerah tengah melakukan langkah konkret untuk mengukuhkan status Wondama sebagai kota peradaban pendidikan. Dimana, saat ini Pemkab Teluk Wondama telah bekerja sama dengan Universitas Papua (UNIPA) untuk menyusun roadmap pembangunan pendidikan.
Bupati Elysa memperkenalkan filosofi yang menjadi fondasi karakter masyarakat, yakni “Setiap rumah adalah sekolah dan setiap orang adalah guru”. Langkah ini diselaraskan dengan Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua (RIPPP) untuk mewujudkan semangat “Wondama Sehat, Wondama Cerdas, dan Wondama Produktif.” Keberhasilan akselerasi pembangunan ini membutuhkan sinergi penuh antara eksekutif, legislatif (DPRK), akademisi, dunia usaha, serta tokoh adat dan agama.
Mengakhiri arahannya, Bupati Elysa Auri kembali menyuarakan pesan historis Pdt. I.S. Kijne sebagai motivasi bersama menyambut abad kedua peradaban Wondama: “Bekerjalah dengan setia, jujur, dan dengar-dengaran.” (len)






























Hari ini : 449
Kemarin : 562
Total Kunjungan : 12644
Hits Hari ini : 1057
Who's Online : 7