Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 11 Apr 2026 14:01 WIB ·

Bupati Auri Beberkan Tantangan dan Optimisme Pemerintah dalam Konsultasi Publik RKPD 2027


 Bupati Auri Beberkan Tantangan dan Optimisme Pemerintah dalam Konsultasi Publik RKPD 2027 Perbesar

TELUK WONDAMA, mangrove.id| Bupati Teluk Wondama, Elysa Auri, SE, MM, membeberkan sejumlah tantangan strategis sekaligus potensi besar pendapatan daerah yang dimiliki Kabupaten Teluk Wondama. Hal tersebut disampaikannya saat membuka acara Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Teluk Wondama Tahun 2027 di Rasiei, Jumat (10/4/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Elysa Auri menekankan bahwa proses pembangunan daerah masih dihadapkan pada sejumlah tantangan nyata, mulai dari keterbatasan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), struktur ekonomi yang dominan bertumpu pada sektor primer, keterbatasan infrastruktur dasar dan konektivitas, hingga kesenjangan pembangunan antarwilayah. Selain itu, penyesuaian regulasi teknis dan sistem penganggaran pusat seperti SIPD, SIKD, dan SIPPP turut menjadi dinamika birokrasi tersendiri.

Meski demikian, Bupati optimistis Teluk Wondama memiliki peluang besar untuk bangkit dan mandiri melalui pemanfaatan sumber pendapatan serta keunggulan daerah.
“Kita memiliki potensi besar yang harus kita optimalkan, antara lain kekayaan sumber daya alam di sektor pertanian, kelautan dan pariwisata. Nilai historis Wondama sebagai pusat peradaban pendidikan di Tanah Papua, serta kekuatan sosial budaya masyarakat yang menjadi modal utama pembangunan,” papar Bupati.

Untuk menguraikan tantangan tersebut dan memaksimalkan potensi lokal, Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama menetapkan tema RKPD 2027 “Penguatan Fondasi Transformasi Pembangunan Daerah Melalui Peningkatan Kualitas SDM, Ekonomi Produktif Berbasis Potensi Lokal, dan Penguatan Identitas Wondama sebagai Pusat Peradaban Pendidikan Papua.” Guna mendorong kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, Pemkab Teluk Wondama memfokuskan arah kebijakan pembangunan 2027 pada beberapa pilar utama.

Diantaranya, peningkatan kualitas SDM melalui penguatan sektor pendidikan, kesehatan serta pengembangan kapasitas aparatur, pengembangan ekonomi produktif berbasis potensi lokal dengan mendorong hilirisasi, pemberdayaan UMKM serta peningkatan nilai tambah komoditas unggulan. Serta, penguatan identitas Wondama sebagai pusat peradaban pendidikan Papua melalui pengembangan nilai sejarah, budaya dan pendidikan sebagai bagian dari pembangunan daerah, dan peningkatan infrastruktur dasar dan konektivitas wilayah guna membuka akses dan mengurangi kesenjangan antar wilayah.

Bupati menegaskan bahwa keberhasilan agenda ini memerlukan sinergi lintas sektor antara pemerintah, DPRK, pelaku usaha, akademisi, hingga tokoh masyarakat. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh elemen untuk bekerja sama dengan prinsip tulus dan setia demi mewujudkan Teluk Wondama yang aman, sejahtera, dan bermartabat. (len)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tunggak Belasan Tahun, BP Tangguh Siap Bayar Dana Kompensasi TKA ke Pemkab Teluk Bintuni

29 Agustus 2026 - 10:32 WIB

Tinjau Posko, Bupati Anisto Pastikan Pemerintah Responsif Cegah Karhutla

29 Agustus 2026 - 10:28 WIB

Rapat Bersama Pengurus Parpol, Rheinhard Tekankan Pendidikan Politik dan Transparansi LPJ

26 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Perdana di Papua Barat, Bakesbangpol Cetus Program Pendampingan Anggota Paskibraka

18 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Rangkaian HUT RI ke-81 di Papua Barat Sukses, Rheinhard: Ini Karena Kerjasama Tim

17 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Rheinhard Beri Apresiasi Kesempurnaan Paskibraka: Tidak Ada ‘Pahlawan’ Tunggal

17 Agustus 2026 - 10:18 WIB

Trending di Pemerintahan
error: Content is protected !!