Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 11 Jul 2022 12:04 WIB ·

Buka Kegiatan Merajut Noken, Putu Suratna Harap Mama-mama OAP Produktif


 Asisten II, Putu Suratna berpose bersama para pejabat dan mama-mama peserta kegiatan, usai membuka kegiatan secara resmi. Perbesar

Asisten II, Putu Suratna berpose bersama para pejabat dan mama-mama peserta kegiatan, usai membuka kegiatan secara resmi.

Mangrove.id| Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Teluk Bintuni menggelar kegiatan pengembangan komunikasi informasi dan edukasi (KIE) pemberdayaan perempuan yang berlangsung di gedung Women and Child Centre (WCC) Bintuni, Senin (11/7/2022).

Kegiatan yang dibuka Asisten II Sekda Teluk Bintuni, Ir. I.B. Putu Suratna, MM diikuti sejumlah mama-mama OAP serta dihadiri sejumlah pejabat eselon di lingkup Dinas P3AKB Teluk Bintuni.

Asisten II dalam sambutannya mengatakan, dalam rangka mengentaskan kemiskinan, maka peningkatan produktivitas perempuan dari sektor ekonomi harus diprioritaskan.

“Meningkatkan kualitas hidup perempuan, bisa ikut mendorong peningkatan ekonomi nasional. Salah satunya melalui kewirausahaan ,” kata Suratna.

Dikatakan pula, keterlibatan perempuan dalam pembangunan belum mendapat porsi yang wajar. Oleh karenanya, Suratna mengajak semua pihak agar menyikapinya secara arif dan bijaksana.

“Mengingat kaum perempuan dari sisi kuantitas serta usia produktif menempati urutan pertama,” sebutnya.

Secara khusus Suratna mengungkapkan, dalam bidang pendidikan dan ekonomi, masih banyak perempuan OAP belum memiliki kemampuan yang mumpuni. Sehingga, berpengaruh pada peluang kerja yang tidak terserap.

Hal ini menurut mantan Kepala Dinas Kehutanan Teluk Bintuni, disebabkan karena minimnya pengetahuan dan  keterampilan.

“Harapannya kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua, khususnya bagi perempuan OAP yang mengikutinya,” tandasnya.

Sementara, Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinas P3AKB Teluk Bintuni, Natalia Okrofa menyatakan, kegiatan yang dilaksanakan pihaknya ini di ikuti sebanyak 58 mama-mama OAP, selama dua hari.

“Semoga dengan pelatihan ini dapat meningkat kualitas dan kuantitas  anyaman noken dari tangan mama-mama OAP, serta mendapatkan model yang bagus. Sebab noken merupakan cirri khas OAP,” singkat Okrofa. (Susi)

Artikel ini telah dibaca 127 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tunggak Belasan Tahun, BP Tangguh Siap Bayar Dana Kompensasi TKA ke Pemkab Teluk Bintuni

29 Agustus 2026 - 10:32 WIB

Tinjau Posko, Bupati Anisto Pastikan Pemerintah Responsif Cegah Karhutla

29 Agustus 2026 - 10:28 WIB

Rapat Bersama Pengurus Parpol, Rheinhard Tekankan Pendidikan Politik dan Transparansi LPJ

26 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Perdana di Papua Barat, Bakesbangpol Cetus Program Pendampingan Anggota Paskibraka

18 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Rangkaian HUT RI ke-81 di Papua Barat Sukses, Rheinhard: Ini Karena Kerjasama Tim

17 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Rheinhard Beri Apresiasi Kesempurnaan Paskibraka: Tidak Ada ‘Pahlawan’ Tunggal

17 Agustus 2026 - 10:18 WIB

Trending di Pemerintahan
error: Content is protected !!