TELUK BINTUNI, mangrove.id| Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Bambang Hermanto, menegaskan komitmennya untuk memastikan distribusi BBM subsidi tepat sasaran melalui monitoring di Teluk Bintuni dan Manokwari, Senin (27/4/2026). Pengecekan ini meliputi ketersediaan stok, standar kualitas produk Solar dan Pertalite, serta kepatuhan prosedur penyaluran.
Bambang menyoroti beberapa poin krusial dalam kunjungan tersebut, diantaranya: Konflik di Timur Tengah memengaruhi jalur distribusi minyak dunia, sehingga masyarakat diimbau menggunakan energi secara bijak.
Ia menegaskan, BPH Migas akan memanfaatkan data transaksi digital untuk mendeteksi anomaly, serta sanksi tegas menanti penyalur yang terbukti melakukan pelanggaran, meskipun masih ada SPBU yang menggunakan sistem manual karena keterbatasan sarana.
Menanggapi permintaan Pemkab Teluk Bintuni terkait penambahan kuota, BPH Migas akan melakukan evaluasi mendalam berdasarkan jumlah penduduk, populasi kendaraan, dan realisasi distribusi tahun sebelumnya.
BPH Migas bersama Komisi XII DPR RI mengajak masyarakat aktif melaporkan indikasi penyimpangan agar pengawasan berjalan maksimal. (len)
































Hari ini : 337
Kemarin : 601
Total Kunjungan : 197908
Hits Hari ini : 634
Who's Online : 6