KOTA SORONG, mangrove.id| Kepala SD Kristen Kairos, Dessy Evelin Mayary menyatakan, pihaknya berkomitmen untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya Orang Asli Papua yang berdaya saing kedepannya.
Sebagai wujud komitmen yang sejalan dengan kebijakan pemerintah di bidang pendidikan ini, pihak yayasan membuat kebijakan untuk membebaskan siswa siswi dari biaya sekolah.

Dia menjelaskan, kebijakan ini untuk membantu mereka yang kurang mampu, sekaligus mendorong dan memfasilitasi niat anak-anak tersebut mengenyam pendidikan formal seperti anak-anak lainnya.
Sekalipun memiliki kebijakan internal, namun dia menyebut, pihaknya juga mendapat dukungan dari Pemkot Sorong dalam menjalankan misi yayasan yang berfokus pada pengentasan buta aksara.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang sudah bantu kami dengan membangun tiga ruang kelas baru pada tahun 2023 lalu,” ucapnya saat wawancara, Kamis (8/1/2026).
Selain mendapat bantuan ruang kelas baru, dia menambahkan, tahun 2026 sekolahnya akan menerima Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) dari Pemkot Sorong.
Untuk persyaratannya, dia menyebut pihaknya telah melengkapi dan menyampaikan ke dinas terkait.
“Kalau BOP, rencananya tahun ini kami dapat. Karena, persyaratannya sudah dikasih masuk tahun 2025,” ujarnya.
Masih soal bantuan ruang kelas, dia mengungkapkan, dukungan pemerintah tersebut telah membantu pihaknya untuk melayani sekitar 160 anak-anak yang mayoritas OAP.
“Kami sangat bersyukur karena ada tiga ruangan ini. Dan itu sangat membantu kami,” pungkasnya. (len)

































Hari ini : 79
Kemarin : 375
Total Kunjungan : 163962
Hits Hari ini : 145
Who's Online : 8