Menu ✖

Mode Gelap

Pemerintahan · 17 Feb 2026 12:06 WIB ·

Masyarakat Empat Kampung Persiapan di Fafurwar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Status Definitif


 Anggota DPRP Papua Barat, Musa Naa, ST berfoto bersama masyarakat Fafurwar usai agenda reses, Senin. Perbesar

Anggota DPRP Papua Barat, Musa Naa, ST berfoto bersama masyarakat Fafurwar usai agenda reses, Senin.

TELUK BINTUNI, mangrove.id| Masyarakat empat kampung di Distrik Fafurwar, Kabupaten Teluk Bintuni, mendesak pemerintah daerah segera menetapkan status kampungnya menjadi kampung definitif.

Mereka mengeluhkan status kampung persiapan yang telah mereka jalani selama kurang lebih delapan tahun tanpa kejelasan status hukum yang tetap.

Keluhan ini kemudian menjadi aspirasi yang disampaikan langsung saat reses Anggota DPRP Papua Barat, Musa Naa, ST, Senin (16/2) malam.

Kepada Legislator asal daerah pemilihan Kabupaten Teluk Bintuni itu, masyarakat di empat kampung pemekaran menggantungkan harapannya.

Usai reses, Musa Naa yang dikonfirmasi awak media, membenarkannya. Terkait aspirasi ini, Musa Naa menyatakan, sudah menjadi kewajibannya untuk menindaklanjuti kepada pemerintah daerah.

“Masyarakat berharap pemerintah daerah bisa melihat dan meninjau kembali apakah kampung-kampung pemekaran ini layak dijadikan kampung definitif. Ini menjadi harapan besar mereka,” ujarnya.

Meski secara teknis urusan ini wewenangnya pemerintah, Musa Naa, ST menyatakan, pihaknya akan mengawal kepentingan masyarakat yang disuarakan, hingga ke tingkat pengambil kebijakan.

Musa Naa, ST menambahkan, saat menerima aspirasi tersebut, warga di empat kampung tersebut, sangat menginginkan status kampung persiapan segera ditingkatkan menjadi definitif.

Bahkan, kata Musa, masyarakat telah menyatakan sikap akan bergabung dengan Kabupaten Fakfak, apabila tuntutan mereka tidak digubris Pemkab Teluk Bintuni.

“Masyarakat mempertegas, jika kampung-kampung mereka tidak segera didefinitifkan, mereka menyatakan sikap untuk bergabung dengan Kabupaten Fakfak. Itu prinsip yang mereka sampaikan,” ujar Musa Naa menutup. (len)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dr. Elisa Kurube Gaungkan “Setiap Rumah Adalah Sekolah dan Setiap Orang Adalah Guru” di Rakor Pendidikan

18 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Lantik Tiga Kepala Kampung, Bupati Anisto Ingatkan Soal Pengabdian

10 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Bupati Resmikan Rumah Singgah dan Ruang Kelas Baru di Yakati

9 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Kunker Bupati Anisto ke Moyeba, Pemulihan Pendidikan Jadi Atensi Pemerintah

8 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Kantor Kesbangpol Papua Barat Dinilai, Momentum Tingkatkan Kebersihan dan Kedisiplinan

6 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Pemkab Wondama dan Unipa Mantapkan Komitmen di Bidang Pembangunan SDM

3 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Trending di Pemerintahan
error: Content is protected !!