Mangrove.id| Kabupaten Teluk Bintuni terhitung 9 Juni 2022 telah berusia 19 tahun sejak dimekarkan tahun 2003 silam. Momentum ini, banyak pihak lantas memaknainya dengan ungkapan syukur.
Betapa tidak, Kabupaten Teluk Bintuni bukan lagi daerah yang terisolir seperti di masa lalu. Namun kini, daerah yang dijuluki Sisar Matiti (Kali Kabur), banyak memperlihatkan dirinya yang kian berbeda dari waktu ke waktu.
Tampilan Kabupaten Teluk Bintuni secara kasat mata, tidak dibantah Ketua Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB), Maxsi Nelson Ahoren yang menjadi tamu undangan di acara puncak perayaan HUT Kabupaten Teluk Bintuni yang digelar di Gelanggang Argosigemerai, SP 5 Bintuni.
Ahoren mengaku, cukup banyak kemajuan yang ditorehkan Pemda Teluk Bintuni saat ini. Dimana salah satunya, Ahoren melirik program peningkatan SDM Orang Asli Papua (OAP) 7 Suku sebagai yang terbaik.
“Program pengembangan SDM Teluk Bintuni yang digagas oleh Pemda patut untuk diapresiasi. Kami tentu sangat bangga sebab sangat bermanfaat bagi OAP khususnya 7 Suku,” ujar Ahoren yang diwawancarai di Bintuni, Kamis (9/6/2022).
Lagi dikatakan Ahoren, tak hanya memberikan manfaat ilmu bagi OAP namun dari hasil pendidikan vokasi tersebut sudah banyak generasi OAP 7 Suku yang bisa bekerja, bahkan di perusahaan luar Negeri.
“Hal ini kami anggap sebagai prestasi yang harus diapresiasi. Sisi positifnya, sangat baik sekali bagi kredibilitas Kepala Daerah sebab mampu menghadirkan program yang bermanfaat bagi OAP khususnya 7 Suku,” tukas Ahoren. (Wanma)

































Hari ini : 385
Kemarin : 375
Total Kunjungan : 164268
Hits Hari ini : 1008
Who's Online : 11