Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 8 Apr 2022 15:40 WIB ·

Penerimaan CPNS Formasi Berikut, Bupati Kasihiw: Kuota 80 Persen Untuk OAP


 Bupati Kasihiw pimpin apel gabungan di halaman kantor Setda Teluk Bintuni, Jumat (8/4/2022). Perbesar

Bupati Kasihiw pimpin apel gabungan di halaman kantor Setda Teluk Bintuni, Jumat (8/4/2022).

Mangrove.id| Bupati Teluk Bintuni, Ir. Petrus Kasihiw, MT mengungkapkan Pemda Teluk Bintuni bersama sejumlah Pemda lainnya sudah sepakat terkait rekrutmen CPNS berikutnya, yakni 80 persen untuk OAP dan 20 persen untuk Non OAP.

Kendati demikian, Bupati menyatakan untuk rekrutmen CPNS pihaknya akan sesuai dengan petunjuk Kementerian PAN dan RB.

“Kita akan melihat yang sudah tes pada tahun 2018 lalu, kita akan menyesuaikan dengan formasi itu,” kata Bupati saat memberikan keterangan kepada Wartawan usai memimpin apel gabungan di halaman kantor Setda Teluk Bintuni, Jumat (8/4/2022).

Bupati menambahkan, untuk kategori P3K ketentuannya di atas umur 35 tahun dengan syarat sudah lama bekerja. Selain itu, formasi K2 kebijakan sudah diputuskan untuk diakomodir dalam P3K.

“Saat ini sudah dalam proses penyiapan data. Satu tahapan lagi akan dibuatkan analisa jabatan untuk selanjutnya melengkapi data. Tenaga honorer yang selama ini seperti K2 kebijakan yang sudah bekerja di atas 5-10 tahun, langsung diangkat menjadi P3K,” pungkas Bupati. (Susi)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 318 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Badan Kesbangpol Provinsi Papua Barat Jabarkan Tahapan Seleksi Paskibra Tingkat Nasional

4 Maret 2026 - 10:11 WIB

Perkuat Ekonomi Daerah, ISEI Manokwari Jalin Kemitraan Strategis dengan Pemkab

28 Februari 2026 - 17:53 WIB

DPRP Papua Barat Mantapkan 26 Rancangan Regulasi Daerah

27 Februari 2026 - 22:26 WIB

Masyarakat Empat Kampung Persiapan di Fafurwar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Status Definitif

17 Februari 2026 - 12:06 WIB

Reses dengan Masyarakat Fafurwar, Musa Naa Terima Aspirasi Soal Kepala Distrik

17 Februari 2026 - 11:38 WIB

Dihadapan Lagislator Papua Barat Ini, Warga Bintuni Mengeluh Soal Kondisi Ekonomi

17 Februari 2026 - 09:25 WIB

Trending di Pemerintahan
error: Content is protected !!