Menu

Mode Gelap

Politik · 24 Okt 2024 16:44 WIB ·

Tepis Isu Islamisasi, AFU Jaminkan Toleransi di PBD Akan Jauh Lebih Baik jika ARUS Memimpin


 Tepis Isu Islamisasi, AFU Jaminkan Toleransi di PBD Akan Jauh Lebih Baik jika ARUS Memimpin Perbesar

SORONG, Mangrove.id| Calon Gubernur Papua Barat Daya nomor urut 1, Abdul Faris Umlati menilai, toleransi antar umat beragama di Provinsi Papua Barat Daya sejauh ini berjalan baik, bahkan sangat harmonis.

Hal itu terlihat dari kebiasaan pergaulan setiap umat beragama yang mendiami provinsi ke-38 ini, mampu menjaga serta merawat toleransi dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, kehidupan toleransi umat beragama di Papua Barat Daya seharusnya tidak boleh dijadikan isu, apalagi menjadi propaganda politik.

“Soal toleransi, saya ini sudah lakukan itu selama saya memimpin Raja Ampat,” ucap AFU saat bertatap muka dengan simpatisan pendukung di gedung serba guna Jemaat GKI Pniel Malawele, Sorong, Kamis (24/10).

Dengan pengalaman tersebut, ia memastikan, kepentingan keagamaan di Papua Barat Daya tetap menjadi salah satu program prioritas, jika pasangan ARUS dipercayakan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat Daya periode 2024-2029.

“Kalau, saya dan pak Petrus Kasihiw diperkenankan oleh Tuhan, dan dipercayakan oleh masyarakat, saya pastikan toleransi itu akan jauh lebih baik di provinsi ini,” tambahnya.

AFU menyatakan, bukan hal baru bagi dirinya ketika berbicara soal kepentingan keagamaan. Sebab, dari pengalaman memimpin Raja Ampat dua periode, program keagamaan  merupakan hal yang prioritas setiap tahun anggaran.

“Pengalaman saya, untuk bantuan keagamaan khususnya gereja-gereja, bukan hal yang asing buat saya. Jangan lihat saya ini dari satu sisi, tapi mari terima saya dengan seutuhnya,” jelasnya.

“Karena apa yang sudah saya lakukan, pada prinsipnya saya ingin menjadi berkat bagi saudara-saudara sekalian. Untuk itu, sejak saya menjadi Bupati, program pertama saya di Raja Ampat itu adalah membangun rumah-rumah ibadah,” sebutnya.

Ia menerangkan, penjelasan mengenai program kerjanya di bidang keagamaan saat tatap muka dengan masyarakat, penting untuk disampaikan sebagai klarifikasi. Sebab, dengan penjelasan itu, ia berharap, masyarakat dapat mengetahui informasi yang sebenarnya.

“Ini adalah bukti nyata. Dan penting untuk saya meluruskan ini, supaya semuanya dapat menerima kami secara utuh. Dengan bukti ini, biar semuanya jelas. Apa yang saya bicara, dengan apa yang saudara-saudara dengar itulah kebenaran,”  paparnya.

Kesempatan ini, AFU mengingatkan, seluruh masyarakat khususnya para simpatisan pendukung pasangan ARUS untuk tidak terprovokasi dengan isu-isu agama yang disebarkan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, yang ditujukan kepada pasangan ARUS.

“Ada yang berpikir, kalau saya jadi gubernur, saya akan lakukan islamisasi. Itu tidak benar. Saya mau tegaskan, bahwa darah yang mengalir dalam tubuh saya, itu juga ada di saudara-saudara saya yang Nasrani. Ini bicara darah, orang bilang darah itu tidak bisa dibuang. Mungkin lautan ini putus, baru mungkin hubungan darah itu bisa putus,” pungkasnya. (wanma)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 67 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ma’dika Ketua DPC PDI Perjuangan Bintuni, Markus Waran Ingatkan Kerja Sesuai Koridor

26 November 2025 - 15:00 WIB

Yohanis Manibuy di Konfercab PDI-P : Parpol Itu Jembatan Asmara

26 November 2025 - 09:27 WIB

Golkar Tetapkan Mujiburi Anshar Gantikan Alm. Arius Kemon di DPRK Bintuni

18 November 2025 - 15:03 WIB

Besok Sugandi Resmi Jabat Wakil Ketua, Sejumlah Menteri Beri Ucapan

25 Juni 2025 - 15:29 WIB

Reses di Waraitama, Ma’dika Terima Aspirasi Soal Irigasi dan Air Bersih

5 Juni 2025 - 21:23 WIB

Manu Horna: Hak Politik Saya sebagai OAP 7 Suku Telah Dirampas

27 Februari 2025 - 18:53 WIB

Trending di Politik
error: Content is protected !!