Mangrove.id| Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw bersama Wakil Bupati, Matret Kokop dan didampingi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Teluk Bintuni, Laras Nuryani, menyerahkan Dana Padat Karya secara simbolis kepada 24 Distrik serta 4 Distrik pemekaran.
Dana Padat Karya yang diterima masing-masing distrik sebesar Rp 500 juta dari total sebesar Rp 1 miliar per tahun.
Kepala BPKAD, Laras Nuryani yang dikonfirmasi Wartawan, mengatakan, program ini bukan hal baru. Pasalnya, Ia menyebut, program dana padat karya sejalan dengan instruksi Pemerintah Pusat.
“Sesuai petunjuk Pemerintah Pusat, masing-masing Pemda diarahkan untuk membuat suatu kegiatan untuk penanggulangan inflasi. Yakni, membuat menciptakan lapangan pekerjaan,” terangnya.
Sementara, Bupati dalam arahannya, menyatakan, dana padat karya yang diberikan kepada distrik, sangat berpengaruh untuk menyesuaikan kebijakan Pemerintah Pusat terkait kenaikan BBM.
Dimana, imbas kenaikan BBM akan mempengaruhi naiknya harga barang dan jasa, khususnya harga bahan pokok.
“Dana ini saya berharap digunakan dengan baik dan penuh tanggungjawab. Saya akan melakukan pengawasan. Dan jika pengerjaan di lapangan dapat berjalan sesuai, maka pada perubahan anggaran nanti bisa ditambahkan,” pungkas Bupati. (Susi)

































Hari ini : 332
Kemarin : 375
Total Kunjungan : 164215
Hits Hari ini : 848
Who's Online : 5