Oleh: Valentino Wanma
MATAHARI perlahan mulai condong ke ufuk barat ketika aroma kopi dan debur ombak di Melanesian Beach Coffee, Amban Pantai, berbaur menjadi satu.
Di bawah langit senja yang hangat, Jumat (2/10/2026) sore, sejumlah insan jurnalis di Papua Barat tampak duduk melingkar.
Tidak ada podium, tidak ada kursi berbaris rapi ala acara seremonial. Yang ada hanyalah meja-meja kayu, cangkir kopi, dan obrolan ringan yang sesekali dipecah tawa.
Suasana itulah yang menjadi latar kegiatan Silaturahmi dan Diskusi bersama Insan Jurnalis di Papua Barat.
Sebuah acara yang diprakarsai Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Papua Barat dengan tema: Media sebagai Mitra Strategis Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Informasi Daerah.
Namun, jika dilihat dari cara duduk dan cara berbicara para peserta, tema sebesar itu tidak disampaikan dengan gaya menggurui. Justru sebaliknya, diskusi mengalir santai, cair, dan penuh keakraban.
Sejak awal, Kepala Badan Kesbangpol Papua Barat, Rheinhard C. Maniagasi, tampak hadir bukan sebagai pejabat yang menjaga jarak.
Ia menyapa satu per satu jurnalis, menyalami mereka, dan beberapa kali melempar candaan ringan. Tidak ada sekat birokrasi yang membuat ruang itu terasa kaku.
Ia duduk bersama para wartawan, mendengar keluhan, menampung masukan, dan sesekali tertawa lepas ketika obrolan beralih dari isu serius ke cerita keseharian.
Baginya, stabilitas informasi daerah bukan sekadar soal berapa banyak berita yang dipublikasikan. Lebih dari itu, ia menyangkut cara semua pihak: pemerintah, media, dan masyarakat, dapat menjaga ruang publik agar tetap sehat, sejuk, dan tidak mudah terbakar oleh hoaks maupun provokasi.
Di tengah arus informasi digital yang bergerak cepat, media dinilai memiliki posisi strategis untuk menjadi penyeimbang, bukan ikut menjadi penebar kebisingan.
Diskusi pun mengalir. Ada yang membahas tantangan verifikasi informasi di lapangan, keterbatasan akses data, hingga pentingnya komunikasi dua arah antara pemerintah dan jurnalis.
Tidak ada ketegangan. Pertanyaan-pertanyaan kritis disampaikan dengan cara bersahabat, dan jawaban pun diberikan dengan terbuka. Sesekali tawa pecah ketika ada guyonan yang terselip.
Di tepian pantai itu, batas antara pejabat dan wartawan seolah larut bersama angin laut. Yang tersisa adalah kebersamaan, persaudaraan, dan kesadaran bahwa mereka sedang membicarakan masa depan daerah yang sama.
Para jurnalis merasa diterima bukan sebagai pemberita semata, melainkan sebagai bagian dari upaya kolektif menjaga Papua Barat tetap aman dan kondusif.
“Kegiatan seperti ini yang kami butuhkan. Dan ini perdana dilakukan seorang Kepala Bakesbangpol. Tidak formal, tapi justru dari obrolan santai begini kita bisa saling memahami,” ujar salah seorang jurnalis yang hadir.
Mantan Kepala Bakesbangpol Teluk Bintuni itu menegaskan, pihaknya akan terus membuka ruang dialog dengan insan media. Ia berharap silaturahmi semacam ini tidak berhenti sebagai acara seremonial, melainkan menjadi tradisi yang hidup.
Pemerintah, katanya, perlu mendengar suara media. Sebaliknya, media juga perlu memahami langkah dan keterbatasan pemerintah. Dari saling pengertian itulah stabilitas informasi dapat dijaga bersama.
Jelang malam, diskusi mulai usai. Foto bersama menjadi penutup, disusul jabat tangan dan salam hangat. Tidak ada kesan acara itu berakhir dengan formalitas kosong.
Justru yang tertinggal adalah komitmen bersama pemerintah dan insan jurnalis di Papua Barat akan terus bersinergi, menjaga stabilitas daerah, menangkal hoaks, dan menghadirkan informasi yang menyejukkan bagi masyarakat.
Senja di Amban Pantai memang telah berganti gelap. Namun semangat kebersamaan yang tumbuh di Melanesian Beach Coffee sore itu meninggalkan pesan jelas bahwa stabilitas di provinsi konservasi itu bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan juga tanggung jawab bersama.
Rheinhard C. Maniagasi telah membuktikan bahwa pemerintah dan insan pers bisa duduk setara, berdialog dengan hangat, dan membangun satu komitmen menjaga Papua Barat dengan hati. (*)

























Hari ini : 1061
Kemarin : 695
Total Kunjungan : 25977
Hits Hari ini : 3428
Who's Online : 26