Menu

Mode Gelap

Politik · 17 Nov 2024 15:05 WIB ·

Ribuan Warga Doom Bersama ARUS, AFU: Saya Juga Anak Kompleks


 Ribuan Warga Doom Bersama ARUS, AFU: Saya Juga Anak Kompleks Perbesar

KOTA SORONG, Mangrove.id| Ribuan warga Pulau Doom, kota Sorong bereuforia menyambut pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat Daya nomor urut 1, Abdul Faris Umlati – Petrus Kasihiw.

Kedatangan pasangan dengan jargon ARUS itu ke pulau Doom, Minggu (17/11), dalam rangka kampanye terbatas.

Rombongan yang tiba dari kota Sorong menumpang perahu hias, disambut ratusan warga dengan prosesi adat injak piring serta pengalungan bunga.

Usai prosesi penyambutan di dermaga Pulau Doom, pasangan ARUS bersama ratusan warga berjalan kaki menuju lokasi kampanye di lapangan sepak bola Doom.

Sepanjang jalan, pasangan ARUS menyapa warga yang sudah menunggu di tepi jalan, sembari mengancung satu jari, yang merupakan simbol nomor urut pasangan ARUS.

Menambah suasana yang meriah saat aksi jalan kaki, lantunan-lantunan lagu khas papua oleh grup musik lokal, serta permainan suling tambur dari anak-anak Doom.

Sebelum memulai kampanye politiknya, pasangan ARUS bersama ribuan warga yang memadati lapangan tersebut, bersama-sama menikmati hiburan lagu sembari berjoget ria.

Dihadapan ribuan massa, Cawagub No.1 yang akrab disapa Kaka Pit memperkenalkan dirinya sebagai salah satu calon wagub yang berdarah papua.

Selain itu, Kaka Pit juga memperkenalkan sang istri yang berasal dari Suku Jawa.

“Saya juga orang Papua, yang menikah dengan orang Jawa. Jadi dengan orang Papua, saya juga ini saudara. Dan dengan orang Jawa saya ini ipar,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, pasangan ARUS dalam kompetisi merebut kursi Gubernur Papua Barat Daya, sudah memiliki modal. Yakni, pengalaman sebagai pemimpin.

Dimana, ia merupakan mantan Bupati Teluk Bintuni dua periode, sementara Abdul Faris Umlati merupakan Bupati Raja Ampat dua periode yang masih aktif.

“Kami dua, sudah punya pengalaman. Kami sudah bicara di mana-mana. Selalu kami sampaikan bahwa kami sudah terbukti, sudah teruji,” tegasnya.

Kaka Pit mengatakan, salah satu bukt capaian pembangunan yang dihasilkan oleh seorang pemimpin, ialah Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

IPM ini dijelaskan Kaka Pit, merupakan metode yang dipakai seluruh negara di dunia, dan dari data IPM akan menggambarkan kesejahteraan sebuah negara atau daerah.

“Kalau ragu sama kami, silahkan lihat raport kami di Badan Pusat Statistik. Dan salah satu indikator kepemimpinan kami itu dilihat dari data indeks pembangunan manusia atau IPM,” jelasnya.

Dikatakan Kaka Pit, mengenai data IPM, kabupaten Raja Ampat dan Teluk Bintuni menunjukkan tren yang sangat positif. Dimana, IPM di Raja Ampat menempati posisi ke tiga di Papua Barat Daya, sedangkan Teluk Bintuni menempati posisi keempat se Papua Barat dan Papua Barat Daya.

“IPM kami baik di Raja Ampat maupun Teluk Bintuni sedikit lagi mendekati di angka 70 persen. Sementara, data di tahun 2023, IPM Raja Ampat di angka 66 persen, sedangkan IPM Teluk Bintuni di angka 69,01 persen,” bebernya.

Dengan demikian, Kaka Pit mengklaim, pasangan ARUS sudah pantas memimpin Provinsi Papua Barat Daya. “Jadi bapa ibu jangan khawatir, mari bergabung bersama pasangan ARUS. Karena kami sudah pasti menang. Saya dan pak AFU pasti akan membawa perubahan di provinsi ini,” tandasnya.

Sementara, Calon Gubernur No.1, Abdul Faris Umlati atau AFU menyatakan, lapangan sepak bola Doom menjadi saksi sejarah komitmen warga Doom dengan pasangan ARUS.

AFU mengatakan, pasangan ARUS setiap berkampanye sangat anti untuk menjatuhkan kandidat lain. ARUS hanya fokus mengkampanyekan visi dan misi serta program kerja, dengan janji perubahan.

“Kami setiap berkampanye tidak pernah menjatuhkan siapapun. Kami hanya mengkampanyekan visi dan misi kami. Dan kami berjanji akan membawa perubahan di provinsi ini,” ujarnya.

Secara khusus warga pulau Doom, AFU mengajak untuk bersama-sama dengan pasangan ARUS membawa perubahan di Papua Barat Daya. Sebagai bagian dari warga pulau Doom, AFU mengatakan, sudah sepantasnya warga Doom mendukung ARUS.

“Khususnya kalian warga di Pulau Doom, pasti mau ada perubahan di tempat ini. Dan saya mau tegaskan bahwa hanya anak Doom yang bisa bangun Doom. Sebagai sesama anak-anak Doom, kita punya harga diri. Dan kalau kami yang jadi Gubernur, pasti kami akan kesini,” ungkapnya.

Dikatakan AFU, pengalaman membangun kabupaten yang majemuk menjadi modal bagi pasangan ARUS dalam membangun provinsi ke-38 ini. Oleh sebab itu, ia menegaskan, ketika ARUS diberikan amanah, maka pembangunan yang dilakukan akan menyentuh semua kalangan.

“Kami tidak membangun satu kelompok saja, atau satu agama saja. Tapi pasangan ARUS akan hadir untuk membangun semua golongan. Seperti slogan ARUS, SATU UNTUK SEMUA, SEMUA UNTUK SATU,” jelasnya.

Dalam hal pembangunan, AFU menuturkan, pemerintah provinsi dibawah kepemimpinan ARUS nanti, pasti akan berjalan dengan lancar. Sebab, pasangan ARUS memiliki 11 Anggota DPR Provinsi dan 2 Anggota DPR RI.

Dengan demikian, perencanaan pembangunan dalam visi dan misi pasangan ARUS tentu akan didukung, tidak hanya di provinsi, namun bisa diupayakan ke level pusat.

“Dengan kekuatan politik kami di parlemen baik di pusat maupun provinsi, tentu bukan masalah bagi pasangan ARUS kalau nanti memimpin provinsi ini. Semua usulan masyarakat untuk pembangunan, pasti selalu ada jalan,” ucapnya.

Lanjutnya, secara materi, pasangan ARUS diusung 4 partai koalisi yang memiliki jumlah kursi terbanyak yakni 11 kursi di DPRD Papua Barat Daya. Dimana, total suara dari parpol koalisi pasangan ARUS mencapai 107 ribu lebih.

“Satu hal tentang politik, kami sudah sudah teruji. Kalau kami tidak jago, kami tidak mungkin bisa sampai di titik ini. Bukan sombong, tapi dalam kompetisi, kami bukan kaleng-kaleng,” imbuhnya.

“Khusus untuk warga Doom, kami berjanji kalau nanti kami terpilih, kami akan kembali di lapangan ini untuk bikin acara syukuran,” pungkasnya.

Dalam kampanye terbatas ini, lima komunitas sahabat ARUS di Sorong Kepaluan menyatakan sikap akan memenangkan pasangan ARUS pada 27 November nanti.

Mereka yakni, ARUS Perubahan, Perempuan Papua, Kali Kabur, ARUS Nusantara dan ARUS Keluarga. (wanma)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ma’dika Ketua DPC PDI Perjuangan Bintuni, Markus Waran Ingatkan Kerja Sesuai Koridor

26 November 2025 - 15:00 WIB

Yohanis Manibuy di Konfercab PDI-P : Parpol Itu Jembatan Asmara

26 November 2025 - 09:27 WIB

Golkar Tetapkan Mujiburi Anshar Gantikan Alm. Arius Kemon di DPRK Bintuni

18 November 2025 - 15:03 WIB

Besok Sugandi Resmi Jabat Wakil Ketua, Sejumlah Menteri Beri Ucapan

25 Juni 2025 - 15:29 WIB

Reses di Waraitama, Ma’dika Terima Aspirasi Soal Irigasi dan Air Bersih

5 Juni 2025 - 21:23 WIB

Manu Horna: Hak Politik Saya sebagai OAP 7 Suku Telah Dirampas

27 Februari 2025 - 18:53 WIB

Trending di Politik
error: Content is protected !!