BINTUNI, Mangrove.id| Bulan suci Ramadhan 1445 H dan perayaan Jumat Agung serta Paskah tahun 2024, dipastikan bersamaan di bulan April 2024.
Hari besar dua agama yang bertepatan di tahun 2024, menjadi momen yang langka dan sakral, untuk dimaknai umat Islam dan umat Kristen.
Untuk itu, Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw pun mengajak seluruh umat, khususnya umat Kristen dan umat Islam di Teluk Bintuni, untuk merawat toleransi demi terciptanya kedamaian di bumi Sisar Matiti.
“Marilah kita semua di bulan suci ini, bagi seluruh umat Islam, dan juga kepada umat Kristen menjelang Paskah ini, mari kita menciptakan kedamaian,” ajak Bupati saat memberikan arahan pada acara penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) OPD tahun anggaran 2024 di gedung Sasana Karya, Kamis (14/3/2024).
Bupati menyatakan, toleransi yang ditunjukkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, khususnya masyarakat Tujuh Suku melalui filosofi Agama Keluarga, telah menjadikan kabupaten Teluk Bintuni sebagai salah satu miniaturnya NKRI.
“Ini yang sering kita bilang, tanah Sisar Matiti sebagai tanah berkat, miniaturnya NKRI,” ucapnya.
Ingin kedamaian didaerahnya tetap terawat, Bupati pun berharap, setiap persoalan yang muncul ditengah-tengah kehidupan bermasyarakat, secepatnya diselesaikan dengan mengutamakan pendekatan secara kekeluargaan.
“Ada sedikit ketersinggungan, mari kita selesaikan secara kekeluargaan, secara damai. Mari kita berbuat yang terbaik bagi daerah ini,” pungkas Bupati. (wanma)
































Hari ini : 243
Kemarin : 375
Total Kunjungan : 164126
Hits Hari ini : 491
Who's Online : 2