
SORONG, Mangrove.id| Program jaminan hidup kepada tenaga kerja non upah atau BPJS Ketenagakerjaan, merupakan salah satu program unggulan di kabupaten Raja Ampat dibawah kepemimpinan Bupati, Abdul Faris Umlati.
Program ini bahkan membuat Pemda Raja Ampat menyabet juara satu penghargaan Paritrana Award yang diinisiasi Kementerian Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), selama tiga kali berturut-turut.
Dimana, penghargaan tahunan itu adalah sebuah pengakuan atas upaya dalam memberikan jaminan sosial ketenegakerjaan dinilai langsung oleh Kemenko PMK, dan diserahkan langsung Wakil Presiden RI.
Saat bertatap muka dengan simpatisan pendukung pasangan ARUS di Aimas, Sorong, Kamis (24/10), AFU mengatakan, program ini akan menjadi salah satu program kerja pasangan ARUS, apabila diberikan amanah oleh masyarakat.
Jika nantinya terlaksana, AFU menyebut, para pekerja non upah seperti petani, nelayan, pekerja buruh, pendeta, ustad, pastor dan lainnya, akan diklaim keselamatannya.
“Ini program yang fakta dan nyata yang sudah kami lakukan. Ada beberapa pendeta yang pelayanan di sorong tetapi karena pelayanan yang baik sehingga kami masukan sebagai anggota penerima jaminan keselamatan kerja melalui BPJS Ketenagakerjaan di Raja Ampat,” ungkap AFU saat tatap muka bersama masyarakat di Gedung Serbaguna GKI Pniel Malawele Aimas, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Kamis (24/10/2024).
Keberhasilan Pemda Raja Ampat ini, dikatakan Umlati, menjadi rujukan bagi 34 Provinsi dan 514 Kabupaten/ Kota di Indonesia untuk melakukan studi banding ke kabupaten Raja Ampat.
“Provinsi dan Kabupaten/Kota datang belajar ke Raja Ampat kenapa program ini bisa dilakukan, dan akhirnya program ini menjadi program nasional yang sedang diterapkan. Program itu, Pemda bisa klaim hingga Rp 42 juta, untuk pekerja yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja,” tutur Umlati.
Ia menjelaskan, program ini telah menjadi program prioritas Pemda Raja Ampat, karena Raja Ampat sebagai kabupaten kepulauan, dengan risiko keselamatan pekerjan non upah yang lebih banyak melakukan aktivitas di perairan, sehingga sangat rentan.
“Jadi jika atas perkenaan Tuhan pasangan ARUS mendapat amanah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat Daya, maka insyaallah program BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja non upah pasti dilaksanakan, saya pastikan masyarakat sejahtera,” ujarnya.
Tatap muka Paslon ARUS dengan masyarakat di Malawele ini, Cagub AFU didampingi Ketua tim pemenangan ARUS Zeth Kadakolo bersama wakil ketua Martinus Nasarani, Sekretaris Lexy Durimalang dan pengurus partai pengusung. (wanma)

































Hari ini : 508
Kemarin : 375
Total Kunjungan : 164391
Hits Hari ini : 1947
Who's Online : 9