Menu ✖

Mode Gelap

Pemerintahan · 8 Mar 2024 18:11 WIB ·

Proyek Dermaga Tofoi Dipacu, Ditargetkan Juni Beroperasi


 Kabid Pelayaran dan Penerbangan Dishub Teluk Bintuni, Saifuddin Kasim saat meninjau pengerjaan dermaga Tofoi, beberapa waktu lalu. Perbesar

Kabid Pelayaran dan Penerbangan Dishub Teluk Bintuni, Saifuddin Kasim saat meninjau pengerjaan dermaga Tofoi, beberapa waktu lalu.

BINTUNI, Mangrove.id| Pembangunan pelabuhan/dermaga Tofoi, distrik Sumuri kabupaten Teluk Bintuni yang dimulai tahun 2020, saat ini sudah mencapai 85 persen.

Ditargetkan, proyek multiyears yang menggunakan APBD Teluk Bintuni senilai Rp 65 miliar lebih ini, sudah bisa beroperasi pada bulan Juni 2024 mendatang.

Kepala Dinas Perhubungan Teluk Bintuni, Viktor (Viki) Ririhena kepada wartawan, mengungkapkan, pihaknya tengah fokus menggenjot beberapa item pekerjaan yang bersifat insidentil.

“Contoh, plengsengannya yang harus kami sesuaikan dengan ketinggian air yang paling surut. Sebab, pasti ada suatu saat kondisi airnya akan seperti itu, dan kebutuhan masyarakat harus terlayani,” ujar Viki, Kamis (7/3/2024).

Disamping perhitungkan kekuatan konstruksi, ia menyebut, pihaknya juga intens memperhatikan estetika pelabuhan tersebut.

Untuk itu, pihak kontraktor terus diingatkan soal prosedur pelaksanaannya, sesuai master plan pelabuhan tersebut.

Lanjut dikatakan Viki, sebagaimana master plan dermaga Tofoi sebagaimana perintah Bupati Teluk Bintuni, bahwa dermaga ini akan difungsikan untuk memfasilitasi kapal Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) secara reguler.

Dimana, dalam operasionalnya, kapal tersebut secara rutin dan terjadwal akan melayani kebutuhan masyarakat baik transportasi orang maupun barang.

“Rencananya, rute kapal ini betul-betul regular. Tidak menunggu,” ucapnya.

Dengan sudah beroperasinya dermaga Tofoi, ia mengklaim akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi khususnya di wilayah Sumuri.

Sebab, masyarakat setempat, utamanya para pelaku usaha akan dimudahkan dengan layanan transportasi laut yang efektif dan efisien.

“Hanya dengan ketersediaan fasilitas pelabuhan maupun bandara yang memadai, tentu akan memberikan dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di suatu daerah,” pungkasnya. (wanma)

Artikel ini telah dibaca 216 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dr. Elisa Kurube Gaungkan “Setiap Rumah Adalah Sekolah dan Setiap Orang Adalah Guru” di Rakor Pendidikan

18 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Lantik Tiga Kepala Kampung, Bupati Anisto Ingatkan Soal Pengabdian

10 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Bupati Resmikan Rumah Singgah dan Ruang Kelas Baru di Yakati

9 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Kunker Bupati Anisto ke Moyeba, Pemulihan Pendidikan Jadi Atensi Pemerintah

8 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Kantor Kesbangpol Papua Barat Dinilai, Momentum Tingkatkan Kebersihan dan Kedisiplinan

6 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Pemkab Wondama dan Unipa Mantapkan Komitmen di Bidang Pembangunan SDM

3 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Trending di Pemerintahan
error: Content is protected !!