MANOKWARI, mangrove.id| DPRP dan Polda Papua Barat akan memberikan atensi serius terhadap kondisi masyarakat Moskona Utara yang berada dalam pengungsian.
Dua lembaga sepakat untuk membuat langkah-langkah komprehensif demi kepulangan masyarakat Moskona Utara ke kampung halaman.
Wakil Ketua II DPRP Papua Barat, Syamsudin Seknun, S.Sos, SH, MH yang dikonfirmasi Wartawan usai acara Buka Puasa Bersama lingkup DPRP Papua Barat, Selasa (10/3/2026), membenarkan adanya komunikasi tersebut.
Ia mengungkapkan, diskusi antar dua lembaga terkait pengungsi asal Moskona Utara terjadi saat kunjungan Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Alfred Papare dan jajaran ke kantor Sekretariat DPRP Papua Barat, Selasa siang.
“Salah satu poin utama dalam pertemuan tersebut adalah nasib masyarakat Moskona Utara yang hingga kini masih mengungsi di Bintuni,” ujar pria dengan sapaan Sase.
Sase menegaskan, rencana pemulangan masyarakat Moskona Utara yang didiskusikan bersama Kapolda merupakan bentuk tanggung jawab lembaganya.
“Kami sangat berharap dukungan dari Bapak Kapolda agar masyarakat bisa kembali. Dari hasil diskusi, Bapak Kapolda mengaku siap mendukung,” ujarnya.
Menanggapi aspirasi pimpinan DPRP, ia menyebut, Kapolda Papua Barat telah merespon dengan menginstruksikan jajaran Direktorat Intelijen dan Keamanan untuk segera bergerak melakukan pemetaan di lapangan.
“Kami sudah menyampaikan kepada Bapak Kapolda bahwa secara lembaga kami siap mendukung apa yang menjadi kebutuhan pihak Polda Papua Barat dalam upaya pemulihan kondisi di Moskona Utara,” tutup Sase.
Selain isu Moskona Utara, dalam pertemuan tersebut, Pimpinan DPRP juga menyoroti masalah sosial di Provinsi Papua Barat. Termasuk, mendorong kepolisian untuk memperketat penertiban peredaran minuman keras (miras), khususnya di Manokwari yang dikenal sebagai Kota Injil. (len)
































Hari ini : 775
Kemarin : 778
Total Kunjungan : 166955
Hits Hari ini : 1866
Who's Online : 1