Menu

Mode Gelap

Berita Daerah · 26 Jul 2026 08:22 WIB ·

Persiapan Matang Pasukan Pengibar Bendera: Menyelisik Intensitas Latihan dan Kedisiplinan Peserta


 Koordinator Pelatih Paskibraka, Sertu Hendrigu. Perbesar

Koordinator Pelatih Paskibraka, Sertu Hendrigu.

MANOKWARI, mangrove.id| Memasuki hari keempat pelaksanaan pemusatan latihan pasca pembukaan resmi, para calon anggota pasukan pengibar bendera terus digembleng secara intensif. Dengan menerapkan metode pelatihan yang bertahap, bertingkat, dan berlanjut, jajaran pelatih berfokus memantapkan penguasaan materi dasar Peraturan Baris-Berbaris (PBB) demi membentuk ketahanan fisik serta mental yang solid.

Pelatihan yang telah berjalan selama enam hari sejak kedatangan para peserta pada tanggal 20 lalu ini menitikberatkan pada penguasaan gerakan dasar PBB. Sebelum diterjunkan langsung untuk praktik di lapangan, para peserta terlebih dahulu diberikan pengenalan teori dan pemahaman mendalam terkait detail gerakan.

Koordinator Pelatih Paskibraka, Sertu Hendrigu kepada wartawan di BPMP, Amban, Manokwari, kepada mangrove.id Sabtu (25/7/2026) mengatakan, materi dasar seperti hadap kanan, hadap kiri, balik kanan, hingga variasi jalan di tempat dengan perubahan arah berhenti menjadi fokus utama pada tahap awal latihan ini. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap anggota memiliki pemahaman yang presisi terhadap setiap instruksi.

 “Prinsip pelatihan yang kita terapkan adalah bertahap, bertingkat, dan berlanjut. Gerakan yang kita perdalam dan pertajam adalah gerakan yang nantinya akan sangat sering digunakan saat pelaksanaan pengibaran bendera, seperti formasi buka dan variasi gerakan lainnya,” jelasnya

Kedisiplinan tinggi lanjut Hendrigu, menjadi napas utama dalam pemusatan latihan ini. Agenda harian peserta telah tersusun secara terstruktur mulai dari bangun pagi hingga istirahat malam.

Untuk jadwal pagi hari, ia mengatakan, seluruh calon Paskibraka mengawali aktivitas dengan ibadah mandiri sesuai agama masing masing, dilanjutkan dengan pemeriksaan kondisi fisik oleh tim pelatih. Peserta kemudian menjalani lari ketahanan selama 30 menit, penguatan fisik (push-up dan sit-up), pendinginan, pembersihan diri/barak, sarapan, dan apel pagi.

Waktu siang hingga sore hari, peserta akan menjalani latihan praktik PBB penuh di lapangan yang diselingi istirahat/isoma siang, kemudian berlanjut hingga pukul 18.00 WIB sebelum kembali ke barak.

“Sedangkan untuk malam hari kami gelar pelaksanaan bimbingan asuh atau Binsu,” bebernya.

Dalam sesi ini, ia menyebut, teori dan teknis gerakan yang akan dipraktikkan pada esok hari disampaikan secara rinci. Dengan adanya penyampaian teori di malam hari, para peserta dipastikan sudah mengantongi gambaran jelas mengenai materi latihan sebelum turun ke lapangan.

Hal ini dinilai efektif memangkas waktu pengulangan instruksi sehingga latihan praktik dapat berjalan lebih cepat, efisien, dan fokus pada pemantapan gerakan.

” Seluruh jadwal materi pelatihan telah ditempel di setiap dinding ruangan, tujuannya agar mereka dapat mempersiapkan diri secara maksimal,” pungkasnya. (len)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tim Medis dan Ambulans Siaga 24 Jam, Kawal Latihan Paskibraka

26 Juli 2026 - 07:46 WIB

Aksi Komunitas Cenderawasih Peduli Papua di HAN 2026, Sentuh Pasien Anak RSUD Jayapura

23 Juli 2026 - 10:55 WIB

Aksi Komunitas Cenderawasih Peduli Papua di HAN 2026, Sentuh Pasien Anak di RSUD Jayapura

23 Juli 2026 - 10:38 WIB

Bakesbangpol Papua Barat Akan Perkuat Pendidikan Politik bagi Pemilih Pemula

20 Juli 2026 - 16:44 WIB

Semaikan Mental dan Disiplin Calon Paskibraka Papua Barat, Jhon: Jadilah yang Terbaik

20 Juli 2026 - 16:43 WIB

Rheinhard Tegaskan Disiplin Tinggi untuk Calon Paskibraka: Yang Melanggar Akan Dikembalikan

20 Juli 2026 - 16:40 WIB

Trending di Pemerintahan
error: Content is protected !!