MANOKWARI, Mangrove.id| Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat, dr. Alwan Rimosan, Sp.B, FINACS, mengapresiasi kegiatan penyerahan bantuan makanan tambahan yang dilakukan pengurus DPC FGM GKI Kabupaten Teluk Bintuni di distrik Meyado pada 19 Agustus lalu.

Dia menilai, kegiatan tersebut telah membantu pemerintah dalam upaya mencegah stunting, sekaligus ikut serta mengkampanyekan visi Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan tentang ‘Papua Barat Sehat’.
“Yang teman-teman lakukan, dalam menyalurkan bantuan tersebut, menurut kami sangat membantu. Dalam arti, teman-teman dari FGM GKI telah ikut mengintervensi dalam rangka menurunkan angka stunting,” ucap dr. Alwan kepada wartawan di Manokwari, Kamis (21/8).
Kegiatan tersebut, ia mengatakan, telah menjadi tanda kemitraan yang dibangun oleh kedua pihak. Untuk itu, ia berharap kemitraan ini terus terjalin, dan tidak berhenti sampai disini.
“Peran serta stakeholder khususnya teman-teman FGM GKI sangat membantu kami. Maka itu, menurut hemat kami, penting sekali ada kerjasama tripartit (tiga pihak),” jelasnya.
“Mungkin bisa kita buat semacam MoU antara pemerintah, Gereja dan FGM GKI. Sehingga program ini berjalan terus,” ulasnya.
Di sisi lain, mantan dokter spesialis di RSUD Teluk Bintuni itu mengatakan, keterlibatan FGM GKI Teluk Bintuni juga bisa memberikan pengaruh positif dalam hal pengawasan.
Ia mencontohkan, ketika di lingkup jemaat, ada yang terindikasi stunting atau masalah gizi yang lain, bisa secepatnya dilaporkan, sehingga bisa segera diintervensi.
“Dalam visi Papua Barat Sehat ini, salah satu misinya adalah menurunkan angka stunting, cakupan skrining kesehatan meningkat dan eliminasi ATM (AIDS, TBC dan Malaria). Maka perlu adanya kolaborasi lintas sektor atau multi sektoral,” pungkasnya. (len)
































Hari ini : 316
Kemarin : 375
Total Kunjungan : 164199
Hits Hari ini : 802
Who's Online : 7