TELUK BINTUNI, Mangrove.id| Bantuan modal usaha bagi para pelaku UMKM, masih menjadi program andalan Pemda Teluk Bintuni sejak tahun 2017.
Sebab, pemerintah menilai sektor UMKM menjadi tulang punggung perekonomian di daerah, yang menjadi indikator pertumbuhan ekonomi.
Disisi lain, bantuan modal usaha direalisasikan bagi penerima manfaat, karena pemerintah ingin menjaga iklim usaha masyarakat menengah ke bawah, tetap kondusif.
Bupati Teluk Bintuni, Matret Kokop mengatakan, sejak pandemi Covid 19, sektor UMKM menjadi ujung tombak perputaran ekonomi.
“Oleh sebab itu, pemerintah berkomitmen untuk menopang laju gerak UMKM. Dengan kebijakan bantuan modal usaha ini,” jelas Bupati saat memberi sambutan pada acara penyerahan bantuan modal usaha bagi pengusaha kecil tahun 2024 di aula Kantor Kemenag Teluk Bintuni, Jumat (6/12).
Bupati menyebut, pemerintah mengalokasikan anggaran bantuan modal usaha sebesar Rp 7,5 miliar dengan rincian Rp 3 miliar dari alokasi Dana Otsus dan Rp 4,5 miliar dari Dana Alokasi Umum (DAU).
“Bantuan ini akan diberikan kepada 1.125 penerima manfaat, dengan bantuan sebesar Rp 4 juta per orang,” sebutnya.
Bantuan ini, Bupati sangat berharap dapat digunakan dengan baik oleh para penerima manfaat, untuk meningkatkan ekonomi keluarga.
Karena dengan begitu, Bupati optimis, visi menuju masyarakat Teluk Bintuni yang Damai, Maju, Produktif dan Berdaya Saing akan terwujud. (wanma)

































Hari ini : 508
Kemarin : 375
Total Kunjungan : 164391
Hits Hari ini : 1977
Who's Online : 9