JAYAPURA, mangrove.id| – Jumat cerah di Kabupaten Jayapura menjadi momen istimewa bagi pegawai Politeknik Penerbangan Jayapura saat Founder Pesona Pariwisata Papua diundang sebagai fasilitator pelatihan pengembangan kapasitas dan kompetensi.
Acara yang digelar disalah satu hotel di Sentani itu mencuri perhatian dengan energi tinggi dan materi praktis yang membuat peserta tak henti bertepuk tangan. Tujuannya? Meningkatkan kinerja tim agar lebih solid, saling support, dan siap berikan excellent service di dunia kerja yang kompetitif!
Memimpin sesi sebagai CEO Pesona Pariwisata Papua, Ika Palimbunga, S.S., M.Par, CPS, CSE—pakar pariwisata dan komunikasi asal Papua yang sudah melatih ribuan profesional Itu langsung menghidupkan ruangan dengan empat modul utama: Public Speaking, Personal Branding, Service Excellence, dan Professional Grooming.
“Pelatihan ini bukan sekadar teori, tapi alat nyata untuk ‘take-off’ karir peserta di dunia Kerja,” ujar Ika saat berbagi pengalamannya membangun brand pariwisata Papua yang kini jadi hal penting dalam dunia kerja.

Ika Palimbunga saat berpose bersama pejabat Politektik Penerbangan Jayapura.
Sesi Public Speaking dibuka dengan demo dramatis. Dia mengajak peserta role-play berbicara di depan audiens lengkap dengan tips atasi grogi seperti “Percaya pada diri sendiri sebelum dapat dipercaya orang lain saat berbicara”.
“Suara kuat adalah kunci kolaborasi tim. Jangan biarkan kata dan intonasi terucap tidak jelas,” katanya.
Lanjut ke Personal Branding, Ika mebagi insight baru di mana “Branding diri seperti apa karakter kita dalam keseharian yang dapat dibagikan ke orang lain yang unik dan memorable. Bangun ‘personal runway’ lewat networking dan cerita sukses, biar peserta standout di kompetisi kerja!”
Grup diskusi ini lahirkan ide segar, seperti optimasi LinkedIn untuk kolaborasi antar instansi sekalipun.
Sore hari, service excellence jadi highlight seru kala Ika menceritakan kisah nyata: “Dari awal karir hingga menjadi pembicara Profesional”.
“Insight krusial: Integrasikan service pelanggan atau kostumer dalam pelayanan politeknik, seperti menyambut masyarakat sehari-hari dalam lingkungan kantor dengan senyum ‘selamat datang di Politeknik Jayapura, ada yang bisa Saya bantu?’.
Penutup sesi dengan Professional Grooming tak kalah gregetnya. Ika mempraktekkan terkait etika body language dan grooming profesional
“Anda adalah wajah politeknik—grooming profesional bikin tim kompak dan pelayanan excellent!” Sesi hands-on ini sekaligus menutup acara jelang malam itu dengan tambahan Q&A seru dan foto bersama.
“Harapan saya pegawai politeknik tak hanya kompeten secara teknis, tapi juga unggul di soft skills, mendukung visi Papua sebagai hub penerbangan berkelanjutan,” tutupnya. (pim/rls)
































Hari ini : 734
Kemarin : 670
Total Kunjungan : 177457
Hits Hari ini : 1930
Who's Online : 6