Menu

Mode Gelap

Hukum dan Kriminal · 30 Sep 2022 20:53 WIB ·

Empat Korban Tewas di Meyerga Berhasil Dievakuasi


 Nampak petugas saat berada di depan pintu Instalasi Gawat Darurat RSUD Teluk Bintuni, Jumat. Perbesar

Nampak petugas saat berada di depan pintu Instalasi Gawat Darurat RSUD Teluk Bintuni, Jumat.

Mangrove.id| Aparat TNI dan Polri berhasil mengevakuasi para korban serangan Kelompok Separatis Teroris Bersenjata/Kelompok Kriminal Bersenjata (KSTB/KKB) di Kampung Meyerga, Distrik Moskona Barat, Kabupaten Teluk Bintuni yang terjadi pada Kamis (29/9/2022).

Para korban yang dievakuasi petugas yakni, empat korban tewas, satu korban tembak serta enam orang lainnya dari pihak perusahaan.

“Kami sudah berhasil mengevakuasi empat korban meninggal dan satu korban luka tembak. Serta enam orang dari perusahaan yang juga kami bawa,” terang Kapolres Teluk Bintuni, AKBP. Junov Siregar saat dikonfirmasi Wartawan di RSUD Teluk Bintuni, Jumat (30/9/20220) malam.

Kapolres mengatakan, saat melakukan evakuasi di TKP, pihaknya menemukan empat korban tewas dalam kondisi mengenaskan. Dimana, dua jenasah sudah dalam kondisi hangus terbakar dan dua lainnya dalam kondisi luka-luka akibat sayatan benda tajam.

“Saat kami mengevakuasi empat korban di TKP, dua diantaranya hangus terbakar. Sedangkan dua lainnya, kami temukan kondisi dengan banyak luka sayatan,” sebutnya.

Meski telah terjadi aksi pembantaian di wilayah hukumnya, Kapolres menegaskan, situasi di Distrik Moskona Barat tetap aman dan terkendali.

Kapolres pun menambahkan, terkait para pelaku penyerangan terhadap para pekerja proyek jalan trans Papua Barat ini, pihaknya sudah mengantongi identitas para pelaku.

“Untuk para tersangka, kami sedang lakukan pendalaman. Beberapa nama sudah kami kantongi. Intinya kami tetap mendalami, dan pastinya akan kami lakukan pengejaran,” tegasnya sembari mengatakan pihaknya belum menemukan korban perempuan yang dilaporkan hilang. (Wanma)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 256 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tetap Ditahan Jaksa, PH Terdakwa Penganiayaan Tunjukan Bukti Penolakan WBP Karena Sakit

13 Mei 2026 - 14:26 WIB

Advokad dan Konsultan Hukum, Rustam SH., CPCLE

Polda Didesak Usut Tuntas LP Dokumen Palsu BP Berau Soal Pembangunan Ratusan Rumah di Bintuni

12 Mei 2026 - 13:21 WIB

Advokad dan Konsultan Hukum, Rustam SH., CPCLE

PH Gugat Prapradilan Usai Jaksa Tahan Tersangka, Rustam: Klien Kami Perkara Tipiring

11 Mei 2026 - 10:09 WIB

Yohannes Akwan Desak Investigasi Kasus Barcode BBM Subsidi di Manokwari

26 April 2026 - 21:42 WIB

Togel di Bintuni Seolah Barang Dagangan Resmi, Aparat Diminta Tegas

21 April 2026 - 15:01 WIB

Kuasa Hukum Adukan Ketidakprofesionalan Kejati NTB ke Kejagung dan DPR RI

20 April 2026 - 20:16 WIB

Trending di Hukum dan Kriminal
error: Content is protected !!