Menu

Mode Gelap

Politik · 8 Agu 2024 07:34 WIB ·

Duet Politisi-Birokrat, DAMAI Klaim Bukan Perkara Sulit Membangun Daerah


 Pasangan ideal Daniel Asmorom-Alimudin Baedu (DAMAI) sangat siap menghadapi tantangan pembangunan di periode 2024-2029. Perbesar

Pasangan ideal Daniel Asmorom-Alimudin Baedu (DAMAI) sangat siap menghadapi tantangan pembangunan di periode 2024-2029.

BINTUNI, Mangrove.id| Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Teluk Bintuni periode 2024-2029, Daniel Asmorom – Alimudin Baedu menjadi pasangan yang paling ideal di Pilkada 2024.

Pasangan ini diprediksi akan mampu menarik minat para pemilih Teluk Bintuni dari berbagai latar belakang, lantaran memiliki rekam jejak yang paling kompeten.

Daniel Asmorom mewakili unsur politisi dengan segudang pengalaman di lembaga legislatif, yang berstatus aktif sebagai Anggota DPRD Papua Barat Periode 2019-2024.

Dan, Alimudin Baedu tercatat sebagai PNS senior di bidang perencanaan, yang sementara ini masih aktif menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Teluk Bintuni.

Saat mengisi acara podcast positif di Jakarta, Selasa (30/7/2024) lalu, pasangan ini menyatakan sudah punya konsep jitu untuk bekerja bilamana dipercayakan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni Periode 2024-2029.

DAMAI bahkan mengklaim, sudah memiliki hasil  diagnosis persoalan pembangunan, berupa data-data yang siap dipakai sebagai strategi dalam membangun kabupaten Teluk Bintuni di periode lima tahun.

“Misalnya, angka kemiskinan, IPM, pengangguran, pertumbuhan ekonomi hingga inflasi, itu kita sudah punya datanya,” ungkap Alimudin.

Ia membeberkan, DAMAI bahkan sudah punya rancangan pola kerja di saat perdana bekerja. Pola itu, diyakini efektif sebab akan melibatkan langsung masyarakat.

“Kita tidak boleh menyusun program itu dibalik meja. Tapi kita harus turun ke lapangan terlebih dulu. Tujuannya, agar kita bisa kombinasi antara informasi dari masyarakat dengan apa yang kita susun,” paparnya.

30 Hari Kerja Tanpa Program

Alimudin menambahkan, DAMAI ketika resmi menjadi pemimpin, tidak akan membuat program kerja di 30 hari pertama.

Akan tetapi, di 30 hari pertama ini, DAMAI akan fokus melakukan pembenahan-pembenahan di internal pemerintahan.

Setelahnya, DAMAI akan melakukan penjaringan aspirasi langsung ke masyarakat di 24 distrik, secara bergilir. Dalam kunjungan kerja itu, Alimudin membeberkan, pihaknya akan melibatkan seluruh perangkat daerah.

“Kita akan kunjungi seluruh distrik. Kita akan bermalam di setiap distrik. Kita ajak semua elemen masyarakat di situ untuk berdialog. Tujuannya, supaya kita bisa tahu persis apa yang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Sedikit gambaran ini, ia berharap bisa menjadi informasi berharga bagi masyarakat, bahwa DAMAI sangat mampu bekerja untuk membawa kabupaten Teluk Bintuni sebagaimana yang diharapkan.

Tentunya, dengan latar belakang politisi-birokrat yang andal, DAMAI sangat optimis tidak ada persoalan pembangunan yang tidak bisa dipecahkan. Sehingga, obsesi menuju kabupaten Teluk Bintuni yang Sehat, Cerdas, Maju, Adil dan Sejahtera bisa terwujud.

“Berikan kami kesempatan dalam lima tahun ini, supaya kami bisa buktikan konsep dan strategi kami untuk membangun kabupaten yang kita cintai ini,” pungkasnya. (wanma)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 76 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ma’dika Ketua DPC PDI Perjuangan Bintuni, Markus Waran Ingatkan Kerja Sesuai Koridor

26 November 2025 - 15:00 WIB

Yohanis Manibuy di Konfercab PDI-P : Parpol Itu Jembatan Asmara

26 November 2025 - 09:27 WIB

Golkar Tetapkan Mujiburi Anshar Gantikan Alm. Arius Kemon di DPRK Bintuni

18 November 2025 - 15:03 WIB

Besok Sugandi Resmi Jabat Wakil Ketua, Sejumlah Menteri Beri Ucapan

25 Juni 2025 - 15:29 WIB

Reses di Waraitama, Ma’dika Terima Aspirasi Soal Irigasi dan Air Bersih

5 Juni 2025 - 21:23 WIB

Manu Horna: Hak Politik Saya sebagai OAP 7 Suku Telah Dirampas

27 Februari 2025 - 18:53 WIB

Trending di Politik
error: Content is protected !!